Breaking News:

BNN Soroti Kinerja Dirjen PAS karena Masih Banyak Napi Kendalikan Peredaran Narkoba

Hal ini disebabkan salah satunya karena lemahnya pengawasan yang dilakukan, terutama bagi para napi narkoba.

Warta Kota/Feryanto Hadi
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari 

Pasalnya, semua data dan hasil penyelidikan sudah disampaikan, namun pengendalian dari dalam lapas masih terus terjadi.

"Apalagi, kami sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan dirjen PAS, namun tetap saja kami masih menemukan napi yang mengendalikan penyelundupan narkotika," tegasnya.

Selama ini, pihaknya bersama petugas gabungan, melakukan operasi selama berbulan-bulan, dan ini bukan suatu hal yang mudah.

Risiko yang dihadapi pun sangat serius, sebab yang mereka hadapi adalah para penjahat narkoba kelas kakap yang tidak jarang mempersenjatai diri dengan senjata api.

Di laut bermalam, berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan resikonya adalah keselamatan para anggota.

"Istilahnya, mereka (dirjen pas) tidak menghargai apa yang dilakukan anggota dilapangkan baik BNN, bea cukai, maupun angkatan laut, percuma kalau tiap hari kita tangkap orang tapi dari dalam mereka tetap bisa mengendalikan," terang Arman.

Dengan melakukan reposisi, sambung Arman, pastinya peredaran narkotika yang akan masuk ke Indonesia bisa berkurang.

Kata dia, jangan seperti sekarang ini yang dinilainya tiap hari kita kerja sama, namun hasilnya hanya omong doang.

"Kami semua memerangi narkoba, namun mereka malah membiarkan pengendalian dari dalam lapas," tegasnya.

Sebelumnya, BNN menggagalkan penyelundupan sabu seberat 100 kilogram yang dikendalikan narapidana lapas Tanjung Gusta atas nama Ramli.

Kemarin, ganja seberat 1,4 ton yang juga dikendalikan napi Kebon Waru, Bandung, atas nama Suparman, juga digagalkan petugas.

Keduanya masih bebas menjalankan bisnisnya dari balik jeruji besi karena pengawasan yang lemah.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved