Buni Yani Dibui

Perjalanan Drama Buni Yani, 2 Kali Berjuang, 2 Kali Ditolak Hingga Keluar dari BPN Prabowo-Sandi

Kasus pelanggaran UU ITE yang dilakukan Buni Yani ternyata memiliki cerita yang panjang dari awal penetapan hingga akhirnya dieksekusi

Warta Kota
Buni Yani dan jaksa sama-sama marah di persidangan. 

Setelah gagal mengajukan banding dan kasasi, hukum yang menjerat Buni Yani berkekuatan tetap.

Oleh karena itu, Buni Yani pun harus menelan pil pahit dengan keluar dari BPN Prabowo-Sandiaga.

Anggota BPN, Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa dalam BPN sudah ada ketentuannya bahwa dalam kasus hukum yang sudah ditetapkan, orang tersebut harus keluar dari BPN.

"Posisinya di BPN kan kita sudah ada aturan. Kalau yang bersangkutan sudah inkrach, tentu harus keluar. Dia akan memahami, akan mundur sendiri," ujar Riza.

Namun Riza menyatakan dirinya masih yakin bahwa Buni Yani tidak bersalah.

Selain itu dirinya merasa banyak pendukung Prabowo-Sandiaga yang dikriminalisasi.

"Kalau ada kelompok pendukung Prabowo-Sandi, banyak kejadian dikriminalisasi, banyak kejadian dipersulit, kalau ada yang mengadukan (langsung) diproses," kata Riza.

"Sebaliknya kalau dari kubu pendukung Pak Jokowi bersalah, kami laporkan ke aparat, tidak diproses sebagaimana pihak kami," tambah dia.

7. Akan diadili pada 1 Februari, Buni Yani minta penahanannya ditunda

Lewat kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian, Buni Yani mengajukan agar penahanannya ditunda.

"Kita mohon ada penundaan eksekusi," kata Aldwin dalam konferensi pers di jalan haji saabun No. 20, Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019) malam.

Aldwin merasa putusan MA kabur karena hanya ada dua poin yang disebutkan dalam MA, yakni penolakan kasasi Jaksa dan kuasa hukum, serta membebankan biaya perkara Rp 2.500 pada terdakwa.

Namun tidak disebutkan bahwa putusan kasasi tersebut memperkuat putusan Pengadilan Tinggi sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Buni Yani rencananya akan ditahan pada Jumat (1/2/2019).

Diisukan Ahok Sibuk Foto Prewedding, Ayah Puput Nastiti Devi Bocorkan Lokasi Pernikahan

Ahok BTP Bebas, Kini Giliran Buni Yani dan Ahmad Dhani akan Masuk Penjara 1 Februari

8. Kejari tetap akan eksekusi Buni Yani 1 Februari

Meskipun mendapat permohonan untuk menunda penahanan Buni Yani, Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok akan tetap mengeksekusi penahan terhadap Buni Yani.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Buni Yani akan ditahan pada hari ini, Jumat (1/2/2019).

Pasalnya, Kejaksaan Tinggi Depok sudah meneruma salinan putusan dari Mahkamah Agung.

“Kami sudah terima salinan putusannya sejak lima hari lalu. Setelah salinan putusan ya berarti selanjutnya pengeksekusian," kata Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari di Kejaksaan Negeri Depok, Kamis (31/1/2019).

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved