Buni Yani Dibui

Perjalanan Drama Buni Yani, 2 Kali Berjuang, 2 Kali Ditolak Hingga Keluar dari BPN Prabowo-Sandi

Kasus pelanggaran UU ITE yang dilakukan Buni Yani ternyata memiliki cerita yang panjang dari awal penetapan hingga akhirnya dieksekusi

Warta Kota
Buni Yani dan jaksa sama-sama marah di persidangan. 

Menggunakan penasihat hukum yang berbeda, kali ini Buni Yani digandeng oleh pengacara Aldwin Rahadian.

Pada awal April 2018 pengacara Buni Yani menyebutkan bahwa berkas kasasi sudah lengkap dan akan diajukan ke MA.

4. Bergabung dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi

Merasa dikriminalisasi, Buni Yani merasa harus melawan pemerintahan Joko Widodo.

Oleh karena itu Buni Yani memutuskan untuk bergabung dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sudah, sudah bergabung. Itu salah satu langkah saya untuk melawan Jokowi terpaksa saya harus bergabung ke Pak Prabowo. Karena saya dikriminalisasi," kata Buni Yani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Dirinya mengatakan bahwa tujuan untuk memberikan dukungannya pada Prabowo-Sandi adalah agar dirinya tidak dijebloskan ke dalam penjara.

"Pak Prabowo harus menang, kalau enggak nanti saya masuk penjara 1,5 tahun," kata Buni.

Luhut Panjaitan: Saya Janji Tidak akan Menjadikan Indonesia Sebagai Benteng Kredit

Fifi Lety Akhirnya Membeberkan Kisah Perselingkuhan Veronica Tan yang Berawal dari Sepatu

5. Kasasi Ditolak

Pada akhir November 2018, Mahkamah Agung (MA) menyatakan menolak permohonan kasasi Buni Yani.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah menerangkan bahwa penolakan atas kasasi Buni Yani diputuskan oleh majelis hakim pada 22 November 2018.

"(Kasasi) diputus oleh majelis hakim pada 22 November 2018. Putusannya, permohonan kasasi JPU dan terdakwa ditolak," terang Abdullah di gedung MA, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).

6. Keluar dari BPN Prabowo-Sandi

Halaman
1234
Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved