Breaking News:

MRT Segera Rampung, Dirut Ajak Masyarakat Uji Coba Akhir Februari 2019

MRT di Jakarta sebentar lg akan beroprasi. Sebelumnya PT MRT Jakarta akan mengadakan uji coba terlebih dulu sebelum dioperasikan.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kereta Mass Rapid Transit (MRT) melintas di Kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, tampak dari foto udara, Rabu (30/1/2019). Transportasi massal tersebut akan segera bisa digunakan oleh warga pada Maret 2019 mendatang. 

Diperkirakan sekitar tanggal 24 hingga 31 Maret 2019, MRT Jakarta akan memulai operasi komersialnya. Sebelum resmi beroperasi, masyarakat bakal diajak untuk ikut uji coba MRT Jakarta akhir Februari ini. 

Tidak sampai sebulan lagi, masyarakat Jakarta akan merasakan transportasi umum baru.

Mass rapid transit atau yang dikenal dengan sebutan MRT merupakan transportasi umum baru yang hadir di Jakarta pada Maret 2019.

Dilansir dari situs resmi MRT Jakarta, MRT dipastikan dapat beroperasi pada akhir Maret 2019.

Namun pada akhir Februari, PT MRT Jakarta berencana akan melakukan uji coba bersama masyarakat.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengajak masyarakat yang ingin ikut uji coba Februari nanti.

Sebentar Lagi Beroperasi, Ini Perbedaan MRT dengan KRL

BERITA FOTO: Penampakan Terkini Kereta MRT Jakarta di Kawasan Fatmawati

Gerbong  Mass Rapid Transit (MRT) yang melintas  Bundaran HI-Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (30/1/2019). PT MRT Jakarta menyatakan hingga 25 Januari 2019 progres konstruksi Fase I Koridor Lebak Bulus-Bundaran HI telah mencapai 98,59 persen.
Gerbong Mass Rapid Transit (MRT) yang melintas Bundaran HI-Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (30/1/2019). PT MRT Jakarta menyatakan hingga 25 Januari 2019 progres konstruksi Fase I Koridor Lebak Bulus-Bundaran HI telah mencapai 98,59 persen. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Kata William, diperkirakan sekitar tanggal 24 hingga 31 Maret 2019, MRT Jakarta akan memulai operasi komersialnya.

"Namun, masyarakat dapat ikut serta dalam uji coba penuh yang dijadwalkan mulai pada 26 Februari 219 mendatang,” ujar Willian dalam situs resmi PT MRT Jakarta.

William menjelaskan bahwa saat ini perkembangan MRT sudah hampir selesai.

Terhitung sejak 25 Januari 2019, perkembangan konstruksi sipil telah mencapai 98,59 persen, dengan jalur layang 98,43 persen dan jalur bawah tanah 98,74 persen.

"Saat ini, kami sedang melakukan integrated testing and commissioning dengan 8 rangkaian kereta dan selang waktu 10 menit untuk pengetesan sistem mode operasi normal, yaitu ketepatan jadwal dan operasional pintu tepi peron (platform screen door),” ucap William.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau kesiapan rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (10/12).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau kesiapan rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (10/12). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

MRT fase pertama akan melayani 13 stasiun, terdiri dari tujuh stasiun layang dan enam stasiun bawah tanah.

Stasiun layang dimulai dari stasiun MRT Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja.

Pada stasiun bawah tanah, MRT fase satu akan melayani stasiun MRT Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas dan Bundaran Hotel Indonesia.

Nantinya panjang koridor yang melayani dari Lebak Bulus hingga ke Bundaran HI memiliki panjang lebih dari 16 kilometer.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved