Meski Cerai Nikita Mirzani Minta Dipo Latief Tetap Nafkahi Anaknya

Bintang film dan pembawa acara Nikita Mirzani (32) punya alasan mengajukan itsbat nikah dan cerai meski sedang mengandung anaknya bersama Dipo Latief.

Meski Cerai Nikita Mirzani Minta Dipo Latief Tetap Nafkahi Anaknya
TRIBUNNEWS/WAHYU FIRMANSYAH
Nikita Mirzani saat mendatangi Polda Metro Jaya. 

Bintang film dan pembawa acara Nikita Mirzani (32) punya alasan mengapa ia mengajukan itsbat nikah dan cerai, meski ia sedang mengandung anak dari pernikahan siri nya bersama Dipo Latief.

Alasan mendasar selain menganggap Dipo Latief tidak layak menjadi suaminya, rupanya alasan Nikita Mirzani adalah demi perlindungan hukum anak yang sedang ia kandung.

Hal itu dijelaskan oleh kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid usai mewakilkan kliennya dalam persidangan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

"Jadi sebenarnya yang mendasar ini adalah Nikita Mirzani ingin anak yang ia kandung nanti mendapatkan perlindungan hukum ketika sudah lahir. Perlindungan hukumnya apa? Berupa akta kelahiran bayi, yang diketahui siapa ayah dan ibunya," kata Fahmi Bachmid yang menyebut Nikita Mirzani tidak datang sidang karena masih di Luar Negeri.

"Kalau memang tidak diajukan gugatan itsbat atau pengesahan pernikahan dan juga gugatan cerai, dalam akta kelahiran anak ini hanya tercantum nama ibunya saja. Kan kasihan," tambahnya.

Lalu, Fahmi mengatakan meskipun nantinya anak tersebut akan diasuh oleh wanita yang akrab disapa Niki seorang diri, tetapi anak yang dikandungnya perlu memiliki data otentik dalam sebuah akta kelahiran.

"Nah hak anak ini yang harus dilindungin. Sehingga perlu kita ajukan," ucapnya.

Fahmi tidak menampik kalau ujung dari mengenai bukti otentik anak tersebut adalah Dipo harus memberikan nafkah kepada anak yang sedang dikandung oleh Niki.

"Nafkah pasti. Tetapi dalam UU Perkawinan, ada kwajiban. Soal nafkah itu kwajiban seorang ayah. Itu wajib itu. Dalam UU dan Kompilasi, suami wajib memberikan ke istrinya dan anak nafkah dan tempat tinggal. Nafkah sudah jadi kwajiban. Kalau tidak dialkukan gugatan ini, niki tidak bisa menuntut apa-apa," jelasnya.

Lanjut Fahmi, jika hakim nantinya mengabulkan gugatan dari Niki, secara hukum Dipo harus memberikan nafkah kepada Niki dan juga anaknya dalam pertumbuhan kedepannya.

"Jadi ketika divonis hakim, anaknya tahu bapaknya harus memberikan nafkah ke anaknya itu. Nah itu jadi objektivitas menilai permasalahan ini," ujar Fahmi Bachmid.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved