Mantan Dirut Pertamina Jalani Sidang Perdana Korupsi, Simak Berikut Foto-fotonya

Karen Agustiawan disangka oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terlibat dalam kasus dugaan korupsi investasi perusahaan di Blok Basker Manta Gummy (BMG)

Mantan Dirut Pertamina Jalani Sidang Perdana Korupsi, Simak Berikut Foto-fotonya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen G Agustiawan saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/1/2019). 

PALMERAH, WARTA KOTA -- Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan menjalani sidang perdana sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan jaksa penuntut umum.

Dalam sidang dakwaan ini Karen Agustiawan disangka oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terlibat dalam kasus dugaan korupsi investasi perusahaan di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia Tahun 2009.

Seperti diberitakan, Karen Agustiawan ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik Kejaksaan Agung sejak 22 Maret 2018.

Pada 24 September 2018, Karen ditahan oleh penyidik Kejagung.

Karen disangka terlibat dalam kasus dugaan korupsi investasi perusahaan di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen G Agustiawan saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/1/2019).
Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen G Agustiawan saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/1/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Kasus ini terjadi pada 2009, saat Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), melakukan akuisisi saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd untuk menggarap Blok BMG.

Perjanjian dengan ROC Oil atau Agreement for Sale and Purchase-BMG Project diteken pada 27 Mei 2009.

Nilai transak­sinya mencapai 31 juta dolar AS. Akibat akuisisi itu, Pertamina harus menanggung biaya yang timbul lainnya (cash call) dari Blok BMG sebesar 26 juta dolar AS.

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen G Agustiawan saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/1/2019).
Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen G Agustiawan saat mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/1/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Melalui dana yang sudah dikeluarkan setara Rp 568 miliar itu, Pertamina berharap Blok BMG bisa memproduksi minyak hingga sebanyak 812 barel per hari.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved