Kartu Identitas Anak

Kehabisan Stok Blangko KIA, Pemkot Bekasi Minta 20.000 Blangko dari Depok dan Bogor

Untuk memenuhi kekurangan blanko KIA, Pemkot Bekasi meminta blanko dari Depok dan Bogor sebanyak 20.000 blanko.

Kehabisan Stok Blangko KIA, Pemkot Bekasi Minta 20.000 Blangko dari Depok dan Bogor
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA) yang sudah jadi. 

WARTA KOTA, BEKASI --- Pemerintah Kota Bekasi kembali kehabisan stok blangko Kartu Identitas Anak (KIA).

Padahal, pihaknya telah meminta 10.000 blangko dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Untuk memenuhi permintaan pembuatan KIA, Pemkot Bekasi kembali  meminta 20.000 blangko KIA dari wilayah Kota Depok dan Kabupaten Bogor.

"Ya kita terpaksa meminjam blanko ke wilayah lain. Melihat animo warga Kota Bekasi untuk membuat KIA ini sangat tinggi," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Kamis (31/1/2019).

"Total kita pinjam 30.000 dari wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kabupaten Bogor," kata Rahmat Effendi lagi.

Rahmat menjelaskan, pihaknya tak menyangka antusias masyarakat dalam melakukan pembuatan KIA.

Kartu Identitas Anak Jadi Syarat Masuk Sekolah, Warga Serbu Kantor Kecamatan di Kota Bekasi

Pasalnya, saat peluncuran pembuatan KIA awal Desember 2018, pihaknya hanya mempunyai 10.000 blangko.

"Saat launching, kita pikir cukup 10.000 blangko sampai dengan pengadaan blangko baru 2019 ini," ucapnya.

"Ternyata luar biasa membludak sehingga stok blangko kita habis, tapi kita inisiatif pinjam agar pelayanan KIA bisa tetap berjalan sampai nanti pengadaan blangko baru," katanya lagi.

Untuk tahun 2019, Pemkot Bekasi berencana menambah persediaan blangko sebanyak 200.000 dan saat ini masih dalam tahap pelelangan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved