Breaking News:

Christian Hadinata Sebut Belum Ada Calon Pengganti Liliyana Natsir

Dari dua ganda campuran unggulan Indonesia itu, menurut Christian Hadinata, belum ada yang menunjukkan penampilan konsisten.

Editor: Dewi Pratiwi
PBSI
Liliyana Natsir pensiun dari bulu tangkis 

KEPUTUSAN pensiun Liliyana Natsir dinilai legenda bulu tangkis Christian Hadinata memberikan beban bagi sektor ganda campuran.

Christian yang akrab disapa Koh Chris ini menilai belum ada pebulu tangkis putri di nomor ganda campuran yang selevel Liliyana Natsir.

Pebulu tangkis putri yang akrab disapa Butet itu gantung raket setelah menjadikan Indonesia Masters 2019 sebagai turnamen terakhir dalam kariernya.

Butet mengakhiri karier 24 tahun sebagai pebulutangkis profesional dengan bergelimang prestasi, termasuk tiga kali juara All England berturut-turut pada 2012 hingga 2014, dan meraih medali emas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

"Itu jadi masalah, sebuah masalah baru dan berat. Selama ini atlet putri di ganda campuran levelnya belum ada yang seperti Butet," ujar Koh Cris.

"Mencari yang sama seperti Butet tentu sangat sulit. Tapi, yang pasti harus mendekati karakter yang bisa menjadi playmaker, dan harus punya keberanian seperti yang diperlihatkan oleh Butet," imbuhnya dikutip dari bola.com.  

Selain Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, PBSI sudah memiliki dua ganda campuran lain, yaitu Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Namun, menurut Koh Chris, karakter yang dimiliki Gloria dan Melati berbeda dengan Butet.

Persipura Jayapura Incar Pemain Asal Brasil untuk Musim 2019

Dari dua ganda campuran unggulan Indonesia itu, menurut mantan ketua bidang pembinaan PBSI ini belum ada yang menunjukkan penampilan konsisten.

Kedua ganda campuran itu juga belum menembus peringkat 10 besar dunia. Padahal Tontowi/Liliyana hingga pada akhir karier Butet masih menempati ranking keempat. 

"Jelas berbeda. Menurut saya levelnya berbeda dengan Butet, dari sisi kualitas teknik, keberanian. Saya melihat ketika lawan berhadapan dengan Butet, dia sudah merasakan aura yang berbeda. Nah, itu yang masih belum ada untuk Gloria dan Melati. Sejauh ini belum ada kartu AS, jujur saja, mereka masih tidak konsisten dalam penampilannya," urainya.

Namun, Koh Chris menegaskan tetap merelakan Butet yang memilih gantung raket. Menurutnya, yang saat ini menjadi masalah adalah perbedaan kualitas SDM yang menimbulkan ganda campuran menjadi sorotan.

"Sebenarnya tidak ada masalah dari sisi regenerasi karena itu berjalan terus. Masalahnya adalah kualitas SDM yang berbeda. Jadi ya sekarang yang paling menjadi sorotan adalah ganda campuran setelah Butet pensiun. Mungkin Butet nanti bisa memberikan motivasi dan berbagi pengalaman kepada atlet-atlet putri dan itu bisa dimanfaatkan," ujar Koh Chris.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved