Ahok BTP Bebas, Kini Giliran Buni Yani dan Ahmad Dhani akan Masuk Penjara 1 Februari

Buni Yani merupakan terdakwa kasus pelanggaran UU ITE. Ia mengaku, pada tanggal 1 Februari 2019 atau dua hari lagi, Jumat akan masuk penjara

Antara
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/10). Buni Yani, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama dua tahun penjara serta dikenakan denda Rp100 juta dengan subsider tiga bulan kurungan. ANTARA FOTO/Agus Bebeng/foc/17.(ANTARA FOTO/AGUS BEBENG) 

Tampak dalam potret tersebut, ayah dan anak tersebut tersenyum bahagia.

Dalam foto tersebut, Nicholas Sean menuliskan caption yang menggambarkan perasaanya.

"He's back.

My dad's a free man!

Thank you everyone for the support." tulis Nicholas Sean dalam captionnya

Unggahan ini mendapat banyak respon dari netizen

Mayoritas mereka mengucapkan selamat atas bebasnya Ahok

@tony.trisno: "Welcome Back Pak Ahok"

@henrydj86: "Welcome back Bapak @basukibtp and happiness for you @nachoseann"

@emma_krisyudhanti: "Welcome back. Salam dari penggemar di Kupang"

@sylviarismatia: "WelcomebackBTP.."

Sejumlah karangan bunga berisi ucapan pun menyambut pembebasan Ahok BTP di Mako Brimob, Depok, Rabu (23/1/2019) malam.

Bebas dari Penjara, Ahok Jadi Brand Ambasador PDIP

6 Fakta Kisah Ahok BTP dan Bripda Puput Soal Pernikahan

VIDEO: Ahmad Dhani Dipenjara, Fadli Zon Galang Solidaritas

Pada pukul 20.25 WIB terlihat baru ada satu karangan bunga bertulis “Welcome Mr Basuki Mantan Pelayan Jakarta Terbaik Kami Puas Dengan Pelayanan Anda Semoga Sehat Selalu” yang ada di samping Mako Brimob.

Namun pada sekitar pukul 22.30 sudah ada lima karangan bunga untuk BPT.

"'We Loves BTP' dari The Momies Evelyn and Leny," begitu pesan pada karangan bunga yang lain.

Sebuah papan karangan bungan untuk Basuki Tjahaj Purnama (BTP) di Mako Brimob, Kelap Dua, Depok, Rabu (23/1/2019) malam. Karangan Bunga untuk Ahok Mulai Berdatangan di Depan Mako Brimob Malam Ini : We Love Full BTP

Sebuah papan karangan bungan untuk Basuki Tjahaj Purnama (BTP) di Mako Brimob, Kelap Dua, Depok, Rabu (23/1/2019) malam.

Lalu ada lagi karangan bunga berpesan, "'We Love Full BTP' dari Bu Indri, Bu Ledinta, Bu Yayuk Sundra, Bu HJ Novida From Bali."

Papan Karangan bunga yang pertama kali darang berasal dari Toko Bunga Kesehatan yang berada di Jalan Kesehatan, Jakarta Pusat.

Saat papan karangan bunga itu dipasang, sejumlah orang mengerubunginya dan berswa foto dengan papan karangan bunga tersebut.

Deni (50), petugas yang mengantar bunga itu mengatakan, karangan bunga tersebut tidak diketahui nama pengirimnya.

“Jadi tiba-tiba aja Go-Jek datang ke toko saya, ada yang ngirimin uang dan kertas yang bertuliskan seperti di karangan bunga,” ujar Deni di Mako Brimob, Kelapa Dua.

Ia mengatakan, karangan bunga itu seharga Rp 600 ribu.

BTP divonis hukuman dua tahun penjara atas kasus dugaan penodaan agama. Dia ditahan sejak vonis dibacakan pada 9 Mei 2017.

Mantan Gubernur DKI Jakarta BTP akan bebas dari Rutan Mako Brimob, Kamis (24/1/2019), setelah menjalani hukuman dua tahun terkait kasus penodaaan agama.

Selama menjalani masa tahanan, BPT tiga kali mendapat remisi, yakni 15 hari pada Natal 2017, 2 bulan pada HUT Kemerdekaan RI pada Agustus 2018, dan 1 bulan saat Natal 2018.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved