Breaking News:

Tempat Kumuh Padat Banyak di Tengah Kota, Ini Rencana Anies Baswedan

"Nanti harapannya akan bisa membuat rencana tata kota yang memungkinkan untuk dilakukan.

WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Kondisi kolong Tol Wiyoto Wiyono di Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, seusai kebakaran yang melanda permukiman kumuh di RW 02 Kampung Walang, Minggu (26/8/2018). 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui tempat-tempat kumuhan yang ada di Jakarta tidak hanya berada di kawasan pinggiran kota saja, namun juga banyak ditemui dipusat kota.

"Sebenarnya kekumuhan itu tidak berada di pinggiran saja, justru kekumuhan itu banyak di pusat-pusat kota," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Salahsatu yang ia sebut yakni di kawasan Thamrin Jakarta Pusat terlebih disekitar bantaran sungai.

"Iya utamanya di kanan kiri sungai. Anda lihat sungai, kanan kiri hampir pasti disitu akan ketemu kupat (kumuh Padat) miskin," kata Anies.

Terkait penataaan kawasan kumuh di sekitat Thamrin, Anies berjanji akan sesegera mungkin menggodok Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRW) baru yang melibatkan berbagai unsur.

"Nanti harapannya akan bisa membuat rencana tata kota yang memungkinkan untuk dilakukan. Bukan saja urban renewal, tetapi juga di kerjakan oleh private sector karena aturan-aturannya yang memungkinkan untuk private Sector terlibat didalam pembangunan kawasan," kata Anies.

Rencananya semua kawasan kumuh di Ibu Kota akan ditata menjadi dua kawasan yang berbeda, yakni kawasan komerisial dan kawasan perizinan.

Hal tersebut digegas karena saat ini Jakarta didominasi oleh kawasan komerisial, sehingga terjadi ketimpangan pembangunan yang menyebabkan kekumuhan.

"Jadi kedepannya kita berorientasi pada perencanaan kawasan perizinan juga orientasinya kawasan bukan komersial, karena selama ini yang kita lakukan komersial. Sering kita menemukan satu kawasan di satu sisi ada gedung yang bisa tinggi sekali, gedung sebelahnya pendek, padahal kawasannya sama," kata Anies. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved