Avi Gendong Bayinya Loloskan Diri dari Kepungan Banjir Tangerang

Ia gendong bayinya dengan menggunakan kain, saat dievakuasi dari kepungan banjir.

Avi Gendong Bayinya Loloskan Diri dari Kepungan Banjir Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kota Tangerang dilanda banjir pada Rabu (30/1/2019). Perumahan Regency di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terendam hingga ketinggian sekitar lebih dari 1 meter. 

Kota Tangerang dilanda banjir pada Rabu (30/1/2019). Perumahan Regency di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terendam hingga ketinggian sekitar lebih dari 1 meter.

Avi (46) satu dari warga sekitar pun dirundung pilu akibat kejadian tersebut. Ia menjelaskan air mulai merangsek naik ke kediamannya, sejak Rabu (30/1/2019) pukul 01.00 dini hari.

"Dari semalem tuh, gelisah aja, air mulai naik. Hujannya juga terus-terusan," ujar Avi saat ditemui Warta Kota di Perumahan Regency, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Rabu (30/1/2019).

Menurutnya, lokasi tersebut memang kerap kali dihantui banjir dan membuat warga sekitar selalu cemas di kala musim penghujan.

"Kalau musim hujan, memang pasti banjir begini. Kasihan sama anak-anak," ucap Avi bernada lirih.

Wanita berusia 46 tahun ini bahkan tampak kerepotan menggendong buah hatinya.

Ia gendong bayinya dengan menggunakan kain, saat dievakuasi dari kepungan banjir.

"Anak saya tiga, masih kecil semua. Tadi juga, habis nganter anak yang paling besar sekolah di SD, jadinya yang masih kecil enggak bisa ditinggalin. Terpaksa harus digendong gini," kata Avi di atas perahu karet ketika dilakukan evakuasi oleh petugas BPBD.

Kepala UPT Kecamatan Periuk BPBD Kota Tangerang, Kamaludin Azizi mengaku pihaknya bersiaga di lokasi banjir ini. Sejumlah peralatan dan posko pun sudah disediakan.

"Ada 6 perahu karet untuk evakuasi warga. Masyarakat ada yang masih bertahan. Kami menyiapkan tempat posko di Mushola dan juga Posyandu," ungkap Kamaludin saat berbincang santai dengan Warta Kota di lokasi banjir.

"Banjir ini disebabkan karena kiriman air dari Bogor. Meluap di Kali Ledug dan menggenangi perumahan warga," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved