Ular Sanca Masuk Rumah Warga Bekasi Saat Hujan Deras

Temuan ular terjadi pada Minggu, 27 Januari 2019 sekitar pukul 08.00 WIB.

Ular Sanca Masuk Rumah Warga Bekasi Saat Hujan Deras
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ular Sanca sepanjang tiga meter ditemukan di Kaliabang, Bekasi, Senin (29/1/2019). 

WARGA Perumahan Graha Prima Sentosa (GPS), RT13, RW11, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi digegerkan dengan penemuan ular sanca sepanjang 3,5 meter di salah satu rumah warga bernama Maman (35).

Temuan ular terjadi pada Minggu, 27 Januari 2019 sekitar pukul 08.00 WIB.

Kondisi perumahan saat itu tengah dilanda banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Sektor 5 yang berada di dekat kawasan perumahan.

Minas (60), orang tua Maman yang juga ikut menangkap ular mengatakan, ular sanca sepanjang 3,5 meter dengan berat sekitar 40 kilogram berasal dari Kali Sektor 5.

Kondisi air kali yang meluap menyebabkan ukar keluar hingga masuk ke dalam rumah.

"Waktu itu emang air kali lagi meluap banjir, ularnya itu nyusurin air pas kebetulan rumah anak saya lagi kebuka masuklah ke dalam," kata Minas, Senin, (28/1/2019).

Saat banjir, pemilik rumah memang saat itu sedang sibuk menata barang-barang di dalam rumah agar terhindar dari bajir setinggi lutut orang dewasa.

"Karena lagi kerja bakti jadi pintu agak kebuka, ulernya masuk ke dalam rumah di dalem dapur," jelas dia.

Perlu tiga orang untuk menangkap ular sepanjang 3,5 meter itu. Minas, anaknya Maman, dan satu orang kerabatnya melakukan proses penangkapan ular tersebut.

"Bertiga nangkep, pakai tangan kosong aja waktu itu, saya pegang buntutnya, anak saya nangkep kepalanya, soalnya kalau gak dipegang buntutnya bisa melilit dia," tegas dia.

Proses penangkapan tidak berlangsung lama, hanya sekitar lima menit ular besar itu dapat ditangkap.

Namun, satu orang penangkap ular harus mendapatkan perawatan akibat tergigit.

"Anak saya kan nangkap kepalanya (ular) pas nangkep itu agak berontak dan gigit tangan sebelah kanannya, luka robek enam jahitan tapi gak kenapa-kenapa," ujarnya.

Saat ini, ular tersebut masih diamankan dengan dimasukkan ke dalan kandang, pihaknya berencana menjual ular tersenur jika ada pecinta reptil atau instasi yang bergerak dibidang hewan berminat.

"Ya kaga kita hargai berapa, paling cuma buat ganti biaya berobat aja, kalo ada yang mau ya silahkan diambil aja," jelas dia.

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved