Tak Tahan Dengar Jeritan Tangis, Pengasuh Ini Sumpal Mulut Bayi Pakai Botol Susu Hingga Tewas

Tak tahan mendengar tangisan Mutya, pembantu rumah tangga (PRT) sekaligus pengasuh itu tega menyumpal mulut bayi dengan botol susu.

Tak Tahan Dengar Jeritan Tangis, Pengasuh Ini Sumpal Mulut Bayi Pakai Botol Susu Hingga Tewas
Warta Kota/Gopis Simatupang
Romlah mengenakan baju tahanan di Polresta Depok, Selasa (29/1/2019). Romlah merupakan pembantu rumah tangga (PRT) sekaligus pengasuh yang tega menyumpal mulut bayi majikannya dengan botol susu sampai tewas. (Warta Kota/Gopis Simatupang) 

"Tersangka dijerat pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukumannya sekitar 15 tahun penjara," pungkasnya.

Dugaan Suap Piala Suratin, Satgas Anti Mafia Bola Belum Panggil Kepala Staf Ketum PSSI

Hati-hati, Jalan RTM Kota Depok Rawan Begal Sadis

Sebelumnya diberitakan, Mutya diketahui tak bernyawa di rumahnya, di Perumahan Villa Santika RT 07/RW 01 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (28/1/2019) siang.

Sebelum tewas, bayi malang itu terus menangis sejak pukul 05.30 WIB hingga tiga jam kemudian.

Tangisan terakhir Mutya terdengar Senin siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Dia terpaksa dititipkan kepada Romlah karena kedua orangtuanya bekerja.

Ayahnya di Kalimantan, sementara sang ibu kerja di Jakarta Pusat.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved