Rekayasa Lalu Lintas

Sering Dijaga Pak Ogah, Putaran Arah Jalan Pramuka Akhirnya Ditutup

Putaran arah atau u turn di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Hotel Sentral kerap menyebabkan kemacetan cukup parah.

Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Putaran atau u turn di Jalan Pramuka di depan Hotel Sentral akhirnya ditutup, Selasa (29/1/2019), karena kerap menyebabkan kemacetan cukup parah. 

PUTARAN arah atau u turn di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Hotel Sentral kerap menyebabkan kemacetan cukup parah.

Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman mengatakan, kemacetan biasa terjadi di sepanjang 1 kilometer di ruas jalan tersebut.

"Biasanya kalau macet sampai terowongan Matraman," kata Eman saat dikonfirmasi, Selasa (29/1/2019).

Terlebih lagi, pak ogah sering menjaga daerah tersebut sehingga menyebabkan arus lalu lintas semakin tersendat.

"Setelah ada atensi dari Camat dan Kapolsek Matraman beserta Kanit Lantas Matraman, minta untuk ditutup. Karena biasanya hanya ada traffic cone saja. Lalau dipindah sama Pak Ogah. Jadi sekarang kami pasang pakai barier MCB," ungkap Andreas Eman.

Kendaraan dari arah perempatan Salemba kini diharuskan berputar di traffic light Jalan Pemuda.

Pihak Sudin Perhubungan Jakarta Timur sebelumnya telah menempatkan traffic light berputar beberapa pekan sebelumnya.

Untuk kendaraan yang akan berputar dari arah barat ke barat, kata Andreas Eman, diarahkan berputar di Traffic Light.

Sudah kami pasang beberapa minggu lalu.

Harapannya bisa meningkatkan kecepatan rata-rata waktu tempuh di ruas Jalan Pramuka.

Jika biasanya hanya 20 kilometer perjam, diharapkan bisa lebih tinggi lagi.

"Kan lebih baik jauh sedikit tapi lancar daripada pendek tapi lama waktu tempuhnya," tutur Andreas Eman. (abs)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved