Tahun Baru Imlek

Pedagang Pernak-pernik Imlek Mulai Hiasi Kawasan Pecinan Glodok

Sepekan jelang perayaan imlek sejumlah pedagang pernak-pernik mulai menghiasi kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat

Pedagang Pernak-pernik Imlek Mulai Hiasi Kawasan Pecinan Glodok
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah pedagang pernak pernik imlek mulai menghiasi sekitar kawasan Pecinan Glodok. Selasa (29/1). 

TAMAN SARI, WARTA KOTA -- Sepekan jelang perayaan imlek sejumlah pedagang pernak-pernik mulai menghiasi kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat.

Mereka mulai mengadu nasib mereka di hari raya Imlek.

Masyoritas pedagang musiman ini, mulai mengelar lapaknya di pinggir pertokoan dengan menjual berbagai macam pernak-pernik kebutuhan imlek yang jatuh pada Rabu (5/2) mendatang.

Aneka pernak-pernik imlek yang dijual pun beraneka ragam, seperti pakaian cheongsam, pohon Mehwa, angpao, lampion, tempelan gambar shio Babi, gantungan bermotif khas China dan beberapa pernak-pernik lainnya.

Meskipun belum terpantau ramai, namun kehadiran para pedagang musiman ini membuat kawasan tersebut terasa berbeda, dimana hiasan-hiasan yang mereka jual nampak membuat daya tarik para pengujung.

Salah seorang pedagang, Idham (36) mengatakan jika dirinya berjualan di kawasan tersebut hanya ketika musim imlek tiba, sedangkan pada hari biasa dirinya berjualan baju mengunakan jasa online.

"Kalo sekarang udah mulai banyak yang nyari, makannya saya buka juga udah satu minggu ini, ya lumayan buat tambah-tambah uang dapur bini mas," kata idham, Selasa (29/1/2019).

Idham mengaku, meski hanya sebagai pedagang musiman, omzet yang didapat cukup mengiurkan, terlebih kawasan tersebut banyak dihuni oleh para penganut tionghoa. Sehingga hal itu sangat cocok dengan apa yang ia jual saat ini.

Harga-harga yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari Rp. 10 ribu hingga Rp. 100 ribu tergantung dari barang yang dijual dari lampion hingga angpao.

"Kalo harga macem-macem, seperti angpao dari Rp 10.000 hingga Rp 40.000. Kalo Lampion yang modelnya kecil ini harganya Rp 10.000 sampai Rp 20.000 dan ukuran besar Rp 40.000 sampai Rp 50.000," kata Idham.

Sementara itu, Wawa salah satu pedagang mengatakan, pada perayaan imlek, masyarakat cenderung banyak mencari angpao, dan beberapa pernak pernik seperti lampion.

"Macem-macem sih, cuma emang banyak Angpao, tapi kalo disini paling khas yaitu pohon Mehwa, buat sendiri, ngerangkai (bunganya) sendiri. Yang paling kecil Rp 75.000, paling mahal Rp 900.000," ucapnya.

Dirinya berharap pada Imlek tahun ini, segala sesuatu yang terjadi di Indonesia berlangsung aman dan damai. Sehingga kerukunan masyarakat tetap terjaga. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved