News

Kampanyekan gerakan #2019PasarBersihSehat, Pasar Jaya Monitor Keamanan Pangan Setiap Hari

Lewat terjalinnya kerjasama, kebersihan pasar, khususnya keamanan bahan pangan dari zat berbahaya seperti formalin.

Kampanyekan gerakan #2019PasarBersihSehat, Pasar Jaya Monitor Keamanan Pangan Setiap Hari
Warta Kota
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin usai meluncurkan gerakan #2019PasarBersihSehat di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (29/1/2019). 

Kebayoran Baru, Warta Kota.  Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menegaskan gerakan #2019PasarBersihSehat bukan hanya tentang kebersihan lingkungan, tetapi terkait keamanan pangan yang ditawarkan para pedagang.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin usai meluncurkan gerakan #2019PasarBersihSehat di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (29/1/2019).
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin usai meluncurkan gerakan #2019PasarBersihSehat di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (29/1/2019). (Warta Kota)

Terkait hal tersebut, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap bahan makanan yang dijual pedagang. Pihaknya menggandeng seluruh pihak, mulai dari pedagang dan pengunjung pasar selaku stakeholder hingga pemerintah daerah.

"Meminta pada semua tim, tim itu sebenernya semua stakeholder pasar, baik dari internal Pasar Jaya maupun pedagangnya, para vendornya," ungkapnya usai meluncurkan gerakan #2019PasarBersihSehat di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (29/1/2019).

"Bahkan kami mengundang Wali Kota ini untuk ikut menyaksikan dan ikut bantu memonitor di wilayahnya supaya memastikan pasar tradisional ini ke depannya menjadi pasar tradisional yang modern," tambahnya.

Lewat terjalinnya kerjasama, kebersihan pasar, khususnya keamanan bahan pangan dari zat berbahaya seperti formalin ataupun pewarna buatan dapat terealisasi nyata.

"Jadi kata bersih ini kan identik dengan pasar modern. Kita ingin pasar tradisional itu punya identik yang sama, entitas yang sama bersih dan memastikan juga sehat," jelas Arief.

"Sehat juga kategorinya banyak, kita juga minta pada pedagang untuk tak lagi menggunakan misalkan bahan-bahan berbahaya untuk makanan, menjaga keamanan makanannya juga, ini yang ingin kita pastikan pada para pedagang lalu para vendor," tambahnya.

Bangun Laboratorium

Ditemui bersamaan, Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mendukung usulan pihak Perumda Pasar Jaya. Dirinya secara langsung akan menginstruksikan jajaran, khususnya Suku Dinas (Sudin) Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan untuk melakukan pengecekan bahan makanan setiap hari.

"Terkait sehat, tadi pak Dirut (Pasar Jaya) katakan itu penting dari makanan yang terkontaminasi dari zat yang nggak aman gitu yah. Saya mungkin secara khusus meminta pada temen-temen yang terkait ini untuk bisa difasilitasi Perumda Pasar Jaya," jelas Marullah.

Terkait hal tersebut, dirinya minta agar pihak Perumda Pasar Jaya dapat memberikan sebuah kios untuk dijadikan laboratorium pengujian bahan makanan. Sehingga, seluruh bahan makanan yang dijual pedagang dapat melalui diperiksa pihaknya sebelum dijual.

"Pak Dirut, saya minta diberikan ada satu kios atau tempat yang bisa ditempatkan di situ semacam lab, setiap hari beroperasi. Jadi pagi-pagi misalnya, kalau ada lab beroperasi semua makanan, semua barang dagangan yang biasanya dicurigai kurang aman, bisa dicek bahwa bahan itu aman," ungkap Marullah.

"Biasanya bahan yang sekali pakai, bahan yang untuk dikonsumsi, ada juga misalnya barang yang awet juga kadang perlu dapatkan perlindungan. Maka itu di setiap Pasar Jaya atau setiap pasar tertentu disiapkan semacam lab, koordinasi dengan BPOM, temen-temen kita di Walkot (Jakarta Selatan) juga akan membantu dengan baik," tambahnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved