Pilpres 2019

Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Pelanggaran Pemilu karena Reklame Jokowi dan Maruf Amin

Wahidin Halim pun diminta mendatangi Kantor Bawaslu Kota Tangerang guna diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Pelanggaran Pemilu karena Reklame Jokowi dan Maruf Amin
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bila terbukti Wahidin Halim melanggar, maka dia bisa dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang tindak pidana Pemilu. 

Gubernur Banten Wahidin Halim dilaporkan ke Bawaslu terkait tindak pelanggaran Pemilu.

Pria yang akrab disapa WH ini dilaporkan oleh tim sukses dari pasangan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

Bawaslu Kota Tangerang, Agus Muslim menjelaskan, pihaknya hari ini melakukan pemeriksaan terhadap terlapor.

Wahidin Halim pun diminta mendatangi Kantor Bawaslu Kota Tangerang guna diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Bila terbukti Wahidin Halim melanggar, maka dia bisa dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang tindak pidana Pemilu.
Bila terbukti Wahidin Halim melanggar, maka dia bisa dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang tindak pidana Pemilu. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Pak Gubernur kami periksa terkait adanya foto wajahnya terpampang di baliho atau spanduk calon pasangan Presiden nomor urut 01 Jokowi - Maruf," ujar Agus kepada Warta Kota, Senin (28/1/2019).

Agus menyebut, sebelumnya, pelapor bernama Feri melaporkan kejadian ini ke Bawaslu Provinsi Banten.

Namun, laporan itu dilimpahkan ke Bawaslu Kota Tangerang.

"Karena, spanduk (reklame) itu terpasang di Jalan Sudirman dan Neglasari Kota Tangerang," ucapnya.

Menurutnya, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kedatangan Gubernur Banten guna dimintai keterangan.

Dirinya mengungkapkan bahwa Wahidin bersedia datang untuk dilakukan pemeriksaan.

"Hasil dari pemeriksaan nanti bakal kami sampaikan. Ini kan baru dugaan tindak pelanggaran, sanksinya bila terbukti melanggar bisa dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang tindak pidana Pemilu," kata Agus.

Bila terbukti Wahidin Halim melanggar, maka dia bisa dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang tindak pidana Pemilu.
Bila terbukti Wahidin Halim melanggar, maka dia bisa dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang tindak pidana Pemilu. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved