Tekan Angka Kecelakaan dengan Sosisalisasi Keselamatan Berlalu Lintas terhadap Kaum Millenials

Kepolisian Republik Indonesia terus gencar melakukan sosialisasi ke Kampus maupun ke sekolah-sekolah.

Tekan Angka Kecelakaan dengan Sosisalisasi Keselamatan Berlalu Lintas terhadap Kaum Millenials
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sosialisasi millenial road safety di Kampus Ukrida, Senin (28/1). 

KEBON JERUK, WARTA KOTA -- Dalam upaya mewujudkan tertib berlalu lintas sejak dini serta mendukung aksi keselamatan berlalu lintas di jalan, Kepolisian Republik Indonesia terus gencar melakukan sosialisasi ke Kampus maupun ke sekolah-sekolah.

Terlebih dari data Kepolisian 71 persen kecelakaan didominasi oleh kendaraan bermotor, meski angka kecelakaan menurun, namun korban kecelakaan mengalami peningkatan terutama pada kaum millenial.

Untuk itu aksi-aksi seperti inilah yang perlu dilakukan untuk mewujudkan tertip lalu lintas.

Kurang lebih sebanyak 30 kampus di Indonesia yang akan dijadikan sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, salah satunya Kampus Ukrida Jakarta Barat yang turut serta mendukung program ini.

"Pertama hari ini kita lakukan dialog antar millenial di Kampus Ukrida, kegiatan ini adalah suatu bentuk kepedulian dari pada kita terhadap kaum milenial, jangan sampai jadi korban laka lantas," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf saat memberikan sosialisasi di Kampus Ukrida, Senin (28/1/2019).

Menurut Kombes Yusuf, angka kecelakaan terhadap kaum millenial cukup tinggi, terlebih kebanyakan dari mereka tidak dilengkapi dengan surat-surat kelengkapan seperti SIM.

Tapi ada pula kecelakaan terjadi karena kelayakan jalan.

Namun kondisi kelayakan jalan yang ditemukan rusak, karena faktor pembangunan seperti LRT dan MRT.

Meski begitu diharapkan dengan selesainya pembangunan tersebut dapat mengurangi angka kecelakaan serta mengurangi kemacetan.

"Kalo kondisi jalan sekarang ini kan masih dalam tahap perbaikkan, terlebih saat ini ada pembangunan LRT dan MRT yang juga salah satu penyebab laka lantas. Sebenarnya ini dalam pembangunan kalo udah selesai pasti akan lancar terutama kemacetan. Tidak sampai 10 persen penyebab laka akibat jalan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved