Krisis Venezuela

Rusia Bantah Kirim Tentara Bayaran ke Venezuela untuk Lindungi Presiden Nicolas Maduro

Juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov menyanggah bahwa Kremlin mengirimkan militer ke negara Amerika Latin itu.

Rusia Bantah Kirim Tentara Bayaran ke Venezuela untuk Lindungi Presiden Nicolas Maduro
eurasiareview.com
Nicolas Maduro 

Senapan serbu hingga Jet Tempur

Pakar menuturkan, terdapat kekhawatiran dari Rusia jika ganti rezim bakal memengaruhi investasi mereka.

David Rozental, peneliti Institut Amerika Latin di Akademi Sains Rusia, berkata, Kremlin sudah menginvestasikan lebih dari 20 miliar dollar AS atau Rp 281,3 triliun.

Kebanyakan dari investasi itu berbentuk pinjaman. Seperti 3 miliar dollar AS, sekitar Rp 42,1 triliun, yang dipakai Caracas untuk membeli senjata.

Pembelian senapan serbu hingga jet tempur itu menjadikan Venezuela sebagai operator peralatan militer Rusia terbesar di Amerika Latin.

Kalashnikov sebagai produsen senapan serbu AK47 dikabarkan membangun pabrik di Venezuela meski pembukaannya masih ditunda.

Direktur Akademik Institut Amerika Latin Vladimir Davydov berujar, cadangan minyak Venezuela menjadi prioritas utama Moskwa.

"Peran apa yang hendak dimainkan Rusia dalam kontrol sumber daya strategis? Itulah yang saat ini diputuskan di Venezuela," beber Davydov.

Memanas

Kabar keberadaan tentara bayaran itu mencuat di tengah situasi politik Venezuela yang memanas menyusul deklarasi pemimpin opisisi Juan Guaido sebagai presiden sementara.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved