Kandidat Cawagub DKI Dilarang Buka Suara Hingga Hasil Fit and Proper Test Selesai
Tiga kandidat Cawagub DKI dilarang buka sura ke media massa sampai hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) diumumkan.
TIGA kandidat Cawagub DKI, yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto dan Achmad Syaikhu dilarang buka sura ke media massa sampai hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) diumumkan.
Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif mengatakan, pihaknya sengaja membungkam ketiga kadidat ini demi menjaga persaingan di antara para kandidat di depan publik.
"Bukan enggak boleh (bicara). Nanti kan mereka pasti akan bicara sehingga akhirnya mereka nanti akan menyampaikan. Kita hold dulu sementara," ujar Zakaria saat dihubungi, Senin (28/1/2019).
Rencananya setelah melakukan uji kelayakan dan kepatutan, ketiga Cawagub akan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) atau konsultasi publik bersama beberapa tokoh yang bisa memberikan masukan.
"Iya ada FGD nanti. Rangkaian timeline-nya saya lupa. Sampai tanggal 3 nanti kan ada FGD kalau enggak salah. Di situ nanti berhak memberikan masukan, tokoh masyarakat juga memberikan masukan," kata Zakaria.
Diketahui ketiga kandidat ini telah melaksanakan fit and proper test pada Minggu (27/1/2019) kemarin di Hotel Aston Priority Jakarta Selatan.
Fit and proper test difokuskan pada pembahasan masalah di Jakarta ini berlangsung tertutup.
Empat orang panelis yang ditunjuk saat fit and proper test, yakni Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif, Peneliti LIPI Siti Zuhro, Pakar Kebijakan Publik Eko Prasodjo, dan Pengamat Politik Ubedilah Badrun. (M16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/an1s.jpg)