Jika Regulasi Memungkinkan, Bisa Transaksi Saham di Bukalapak?

Setelah BEI mengutarakan keinginan untuk mengintegrasikan platform pasar modal dengan e-commerce, Bukalapak tengah mengkaji peluang ini.

Jika Regulasi Memungkinkan, Bisa Transaksi Saham di Bukalapak?
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Setelah Bursa Efek Indonesia atau BEI mengutarakan keinginan untuk mengintegrasikan platform pasar modal dengan e-commerce, Bukalapak tengah mengkaji peluang ini.

Sebelumnya Bukalapak menjajakan jual beli reksadana lewat BukaReksa.

Bahkan logam mulia yakni emas juga sudah diperjualbelikan lewat produk BukaEmas.

Co- Founder & President PT Bukalapak.com, M Fajrin Rasyid, mengatakan, terkait jual beli saham perlu beberapa peraturan yang harus dikaji ulang terlebih dahulu.

Fajrin menyebut, pihaknya terlebih dahulu menggarap reksadana karena secara regulasi lebih mudah misalnya tidak harus memiliki rekening dana nasabah (RDN).

"Saham agak lebih ribet seperti harus punya RDN dan lain-lainnya. Kami ingin jika buka saham ya harus sederhana. Bila regulasinya sudah oke, maka secara teknis kami bisa-bisa saja. Apakah namanya BukaSaham? Itu belum bisa kami pastikan saat ini," kata Fajrin, Senin (28/1/2019).

Fajrin mengatakan, produk ini akan membidik siapa saja baik pelapak maupun seluruh masyarakat secara umum.

Fajrin ingin memastikan terlebih dahulu izin sebelum meluncurkan produk baru ini.

Begitupun juga harus mematuhi seluruh regulasi yang ada. Bila isu regulasi sudah terpenuhi, barulah Bukalapak memikirkan untuk mengandeng mitra sekuritas.

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Fithri Hadi, mengatakan, sekarang lewat platform e-commerce seperti Bukalapak, masyarakat bisa berinvestasi membeli reksadana di Bukareksa.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved