Indra Sjafri Terkesima dengan Kegigihan Pemain Eropa

Menurut Indra, pemain di Eropa, khususnya Spanyol sangat gigih untuk menghadapi segala kondisi.

Indra Sjafri Terkesima dengan Kegigihan Pemain Eropa
Super Ball/Feri Setiawan
Indra Sjafri saat melatih timnas Indonesia U-19. (Super Ball/Feri Setiawan) 

PELATIH timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, sudah memimpin sesi latihan timnas pagi ini, 28 Januari 2019, setelah hampir satu pekan pergi untuk mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC Pro.

Indra pergi ke Spanyol bersama 19 pelatih Indonesia lainnya, tepatnya ke klub Deportivo Alaves.

Di situ para pelatih mengikuti kursus modul kelima, sambil mengamati bagaimana Alaves itu sendiri.

Ada hal yang membuat Indra kagum dengan sepakbola Spanyol -- yang memang saat ini menjadi salah satu peta kekuatan sepak bola dunia. Yang paling mencolok menurut Indra, adalah pemain.

"Saya melihat, yang perlu kita berikan pencerahan ke pemain kita adalah bagaimana komitmen pemain di sana," buka pelatih asal Sumatera Barat itu kepada awak media, selepas memimpin latihan.

"Saat latihan dengan situasi, kondisi, cuaca, dan lain sebagainya, mereka sangat berkomitmen, dan itu berlaku untuk semua level umur sampai tim utama mereka," sambung eks arsitek Bali United itu.

Gonzalo Higuain Nyaris Pensiun karena Sang Ibu Sakit

Menurut Indra, pemain di Eropa, khususnya Spanyol sangat gigih untuk menghadapi segala kondisi.

Bahkan, ia melihat performa pemain dalam latihan tetap top, meski kondisi sangat dingin atau hujan.

Setelah mempelajari bagaimana klub sepakbola yang maju di Eropa, ke depannya Indra berharap bisa mengintip lebih dekat bagaimana timnas dari negara Eropa menjalani program dan dibentuk.

"Alhamdulillah saya sudah kembali, dan ada beberapa hal yang bisa dipetik dari sana. Tapi saya ingin nanti visit bukan ke klub, karena beda penanganan klub dengan tim nasional," tutur Indra.

"Saya ingin nanti sekali-kali visit ke tim nasional Jerman, atau negara lain yang lebih maju, karena visit klub tentu berbeda. Suatu saat ingin visit ke tim nasional agar lebih real, tim nasional negara lain itu gimana mereka mengelola tim nasional," lanjutnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved