Rabu, 8 April 2026

Donasi Pembangunan, Masjid Mudjahidin Bikin Program Sedekah Sampah

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Mudjahidin, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara menginisiasi Sedekah Sampah.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Feryanto Hadi
Warga Cipete Utara, Kebayoran Utara, Jakarta Utara, memilah sampah dan menimbang sampah, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

KOJA, WARTA KOTA -- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Mudjahidin, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara menginisiasi Sedekah Sampah.

Program itu selain sebagai upaya mencari donasi pembangunan masjid juga untuk mengurangi sampah. 

Sekretaris Bank Sampah DKM Masjid Mudjahidin, Ahmad Azim mengatakan pihaknya menerima sedekah seluruh jenis sampah anorganik mulai dari kemasan makanan dan minuman, hingga perlengkapan rumah tangga dan barang elektronik. 

“Program ini sudah kita mulai setahun lalu. Ini kita mulai dari hal yang kecil. Sekecil apapun sumbangan untuk masjid, Insya Allah akan digunakan untuk pembangunan,” ucap, Senin (28/1).

Sampah anorganik yang diterima panitia akan dipilah setiap akhir pekan.

Setelah itu panitia akan menimbang dan menjual melalui bank sampah kecamatan, maupun pengepul barang bekas yang berada di sekitar masjid. 

“Harapan kami pemerintah mendukung agar bisa lebih bersemangat lagi kedepannya. Semakin banyak lagi masyarakat yang tergerak hatinya untuk memberikan sumbangan pembangunan masjid,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mendukung program tersebut karena bisa mengurangi volume sampah di DKI Jakarta.

Hal itu sejalan dengan imbauan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyied Baswedan untuk mengurangi volume sampah. 

“Saya kira ini salah satu upaya dari masyarakat untuk mengurangi sampah di sumber dan masyarakat juga bisa ibadah,” paparnya.

Menurut Ali, berdasarkan keterangan panitia, pada pekan lalu sampah anorganik yang disumbangkan jamaah senilai Rp 879 ribu.

Nilai tersebut tentunya akan menjadi besar jika terus menerus dijalankan.

“Ini berarti banyak jamaah yang rela mengantarkan sendiri sampahnya. Tidak dijemput tapi diantar sendiri mengumpulkan dan mengantarkan ke panitia masjid,” jelasnya.

Rencananya program tersebut akan didorong ke Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Utara.

Sehingga program semacam ini bisa diterapkan di sejumlah masjid yang sedang proses pembangunan rehab ringan maupun rehab total. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved