Catut Nama Jokowi dan Yenny Wahid, Pengangguran Ini Tipu 14 Pelaku UKM Hingga Rp 10 Juta

Nama Presiden Joko Widodo, Yenny Wahid dan Hary Tanoesoedibjo, dicatut oleh Ikhsan Seno Prabu (39) seorang pegangguran warga Pulogadung, Jakarta Timur

Catut Nama Jokowi dan Yenny Wahid, Pengangguran Ini Tipu 14 Pelaku UKM Hingga Rp 10 Juta
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Jumpa pers pengungkapan kasus penipuan dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo, Yenny Wahid dan Hary Tanoesoedibjo, dengan tersangka Ikhsan Seno Prabu (39) di Mapolda Metro Jaya. 

Nama Presiden Joko Widodo, Yenny Wahid dan Hary Tanoesoedibjo, dicatut oleh Ikhsan Seno Prabu (39) seorang pegangguran warga Pulogadung, Jakarta Timur.

Dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo, Yenny Wahid dan Hary Tanoesoedibjo, Ikhsan berhasil menipu 14 orang pelaku usaha kecil di Manggarai, Jakarta Selatan, dengan total senilai Rp 10 Juta.

Kepada para korbannya yang semuanya pelaku usaha kecil dan menengah mulai dari toko kelontong dan warung makanan, ISP menjanjikan pinjaman uang Rp 15 Juta perorang, yang berasal dari yayasan milik Yenny Wahid dan Hary Tanoe dengan donatur Presiden Jokowi.

Syaratnya hanya dengan membayar uang administrasi sebesar Rp 500.000 sampai dengan Rp 650.000. Bahkan ISP menjanjikan apabila Jokowi menang dalam Pilpres 2019 mendatang, uang pinjaman yang akan diberikan tidak usah dikembalikan oleh para pelaku usaha.

Karena iming-iming yang sangat meyakinkan itulah, para pelaku usaha kecil itu rela membayar uang administrasi ke ISP. Harapannya pada akhir Desember 2018, uang pinjaman yang dijanjikan ISP turun.

Namun sampai akhir Desember 2018, dana pinjaman yang dijanjikan ISP tak juga turun.

Karena hal itulah para korban memposting kesaksian mereka di media sosial yang akhirnya membuat penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menindaklanjutinya.

Dari hasil penelusuran petugas dipastikan kesaksian sebanyak 14 korban itu benar. Kemudian mereka diminta membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya pada Kamis (24/1/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/1/2019) menjelaskan berdasarkan laporan tersebut Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membentuk tim untuk mengungkap pelaku.

"Akhirnya dari hasil penyelidikn tim berhasil mengidentifikasi dan membekuk pelaku yakni ISP di rumahnya di Pulogadung, Jakarta Timur," kata Argo.

Pelaku katanya dibekuk pada Sabtu (26/1/2019) dinihari tanpa ada perlawanan.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved