Sejarah

Alexander Agung Meninggal Misterius pada usia 32 Tahun, Ini Teori Terbaru Penyebab Kematiannya

Kematian Alexander Agung merupakan kasus pseudothanatos yang paling terkenal atau diagnosis palsu kematian yang pernah dicatat dunia.

Alexander Agung Meninggal Misterius pada usia 32 Tahun, Ini Teori Terbaru Penyebab Kematiannya
Ancient History Encyclopedia
Ilustrasi Alexander the Great 

Kematian Alexander Agung merupakan kasus pseudothanatos yang paling terkenal atau diagnosis palsu kematian yang pernah dicatat dunia.

Alexander Agung meninggal di Kota Babilon atau Babel pada tahun 323 Sebelum Masehi (SM).

Menurut catatan sejarah, selama enam hari kematiannya, tubuhnya tidak mulai menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Bagi orang-orang Yunani kuno, hal itu menegaskan apa yang mereka pikirkan tentang raja muda Makedonia.

Alexander bukan manusia,  tetapi dewa.

Kota Kuno Alexander Agung Ditemukan di Irak, setelah Hilang 2.000 Tahun

Pada usia 32 tahun, Alexander the Great telah menaklukkan kerajaan-kerajaan yang membentang dari Balkan ke Pakistan modern.

Namun, ketika dia mempersiapkan invasi lainnya, Alexander Agung jatuh sakit.

Alexander the Great meninggal setelah 12 hari menderita sakit yang luar biasa.

Sejak itu, para sejarawan memperdebatkan penyebab kematiannya.

Ada yang menyebutkan, Alexander Agung meninggal karena menderita malaria, tipus, keracunan alkohol, hingga dibunuh oleh pesaingnya.

Halaman
123
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved