OTT Meikarta

Ada Ketidaksesuaian di Kasus Meikarta, Jaksa KPK Bakal Konfrontir Waras Wasisto dengan Sekda Jabar

JAKSA KPK berencana menghadirkan dua politisi PDI-P yakni Sulaeman, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan Waras Wasisto, anggota DPRD Jawa Barat.

Ada Ketidaksesuaian di Kasus Meikarta, Jaksa KPK Bakal Konfrontir Waras Wasisto dengan Sekda Jabar
Antara Foto/M Agung Rajasa
TERDAKWA kasus dugaan suap perizinan Proyek Meikarta Billy Sindoro (kedua kiri) mendengarkan keterangan saksi saat sidang kasus suap proyek Meikarta di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung, Jawa Barat, Senin (28/1/2019). Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa dimintai keterangan sebagai saksi terkait proyek Meikarta untuk terdakwa Billy Sindoro. 

JAKSA dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan dua politisi PDI-P yakni Sulaeman, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan Waras Wasisto, anggota DPRD Jawa Barat untuk mencari tahu peran keduanya terkait dugaan penyerahan dana sebesar Rp 1 miliar kepada Sekda Jabar Iwa Karniwa.

Untuk mendalami hal itu, jaksa juga bakal menghadirkan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, serta mantan Sekdis PUPR Kabupaten Bekasi Henry Lincoln.

"Memang kami kan dari keterangan Neneng Rahmi dan Henry Lincoln ada pemberian Rp 1 miliar oleh Pak Iwa melalui Pak Waras. Nanti kami akan hadirkan lagi Henry dan Neneng Rahmi yang memberikan keterangan itu," ujar Jaksa KPK I Wayan Riana di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Jalan LRE Martadinata, Senin (28/1/2019).

"Tadi juga sudah dijadwalkan lagi Pak Iwa untuk hadir. Waras juga kemungkinan besar (dihadirkan) dan Sulaiman juga. Dikonfrontir kan tadi permintaan majelis agar dilakukan konfrontir supaya jelas. Jadi semua saksi terkait pemberian ke Pak Iwa itu dihadirkan," tambah Wayan.

Wayan mengatakan, sejauh ini ada ketidaksesuaian dari keterangan para saksi terkait dugaan penyerahan dana kepada Iwa.

Dalam persidangan, dana itu diduga digunakan untuk pembuatan banner dalam rangka pencalonan dirinya dari PDI-P dalam kontestasi Pilkada Jabar 2018.

"Kalau BAP Pak Iwa sendiri banner, kalau keterangan Neneng Rahmi itu uang. Kami masukkan ke dalam konfrontir itu," jelasnya.

Membantah

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa membantah telah menerima uang sebesar Rp 1 miliar dalam perjalanan proses perizinan proyek Meikarta.

Hal itu dikatakan Iwa saat hadir sebagai saksi dalam perkara suap perizinan proyek Meikarta di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jalan LRE Martadinata, Senin (28/1/2019).

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved