3 M Masih Jadi Cara Efektif Tekan Perkembangbiakan Nyamuk DBD
MEMASUKI puncak musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada Februari dan Maret 2019, ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) semakin nyata.
Penulis: Rangga Baskoro |
MEMASUKI puncak musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada Februari dan Maret 2019, ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) semakin nyata.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun menetapkan status waspada. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Iwan Setiawan menyatakan, tak menentunya cuaca yang terjadi di Jakarta saat ini menjadi faktor utama peningkatan kasus DBD.
"Cuaca saat ini yang harus diwaspadai ya. Keadaan cuaca yang terkadang hujan, terkadang panas, bisa menyebabkan genangan yang jadi tempat tumbuhnya jentik-jentik nyamuk. Ditambah lagi kalau tempatnya tidak bersih. Malah kalau hujan besar berhari-hari, jentik nyamuk enggak bisa tumbuh karena tidak bisa berkembang jentiknya, hanyut," ucap Iwan saat dikonfirmasi, Senin (28/1/2019).
• Pamer Senyum Jelang Sidang Putusan Cerai, Gisella Anastasia: Ada Seledri Enggak di Gigi Aku?
Kegiatan antisipasi berupa menguras, menutup, dan mendaur ulang (3M), sambung Iwan, masih merupakan cara yang efektif untuk menekan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Selain itu, menanam tumbuhan yang tidak disukai nyamuk juga menjadi salah satu alternatif melindungi masyarakat dari penyebaran penyakit DBD.
"Karena faktor utama perkembangbiakan nyamuk, sudah pasti harus jaga kebersihan lingkungan. Tempat yang berpotensi jadi lokasi perkembangbiakan harus dibersihkan. Kalau bisa ada tanaman yang tidak disukai nyamuk di halaman, seperti lavender," paparnya.
• Kondisi Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta Mengerikan, Kata Warga Melebihi Jalan Sawah
Ia pun meminta agar masyarakat tak menyepelekan apabila ada anggota keluarganya yang menderita demam selama berhari-hari.
"Kalau ada anggota keluarga yang demam atau terindikasi terjangkit, langsung periksa ke rumah sakit terdekat. Supaya nanti bisa kami data apakah wilayah itu banyak yang terjangkit atau tidak? Kalau banyak akan segera kami lakukan fogging," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160510-nyamuk-dbd_20160510_180547.jpg)