Novak Djokovic Juara Australia Terbuka usai Kalahkan Rafael Nadal

Djokovic mengalahkan Rafa Nadal tiga set langsung 6-3, 6-2, 6-3 pada final tunggal putra.

Novak Djokovic Juara Australia Terbuka usai Kalahkan Rafael Nadal
Metro
Novak Djokovic mencium trofi juara Grand Slam Australia Terbuka 2019 

PETENIS Novak Djokovic berhasil menunjukkan dominasinya di lapangan dengan kemenangan ke tujuh di Australia Terbuka 2019.

Djokovic mengalahkan Rafa Nadal tiga set langsung 6-3, 6-2, 6-3 pada final tunggal putra. Hasil yang dicapai Djokovic sekaligus memecahkan rekor pemegang gelar terbanyak turnamen tersebut yaitu Roy Emerson dan Roger Federer yang masing-masing hanya enam kali.

Petenis peringkat wahid itu juga menorehkan kemenangan ketiganya secara berturut-turut pada turnamen Grand Slam, melampaui trofi yang diperoleh Emerson dan Pete Sampras yang jadi idola petenis Serbia tersebut, dengan mengumpulkan 15 gelar.
   
Namun lebih dari itu, kemenangan yang digaet Djokovic  merupakan sebuah sikap juara yang menjadi dasar dominasinya di lapangan, khususnya di Rod Lover Arena, dilansir laman resmi ausopen.com, Minggu.
   
Berbeda dengan Nadal yang kerap melakukan kesalahan forehand, terhitung 15 dari 28 kesalahan, Djokovic justru menunjukkan kualitasnya sebagai petenis nomor satu dunia dengan hanya melakukan sembilan kali kesalahan dan 34 winner, dibanding Nadal yang hanya 21.
   
Aroma kemenangan juga sudah tercium sejak "Djoker" menguasai dua set pertama di laga ini. Dua set pertama dikuasainya dengan selisih skor terpaut jauh, yaitu 6-3 dan 6-2.

Kejutan Manis di Pesta Perpisahan Liliyana Natsir
   
Djokovic mengeluarkan seluruh kemampuannya dan mematahkan pukulan Nadal pada servis pertama dan memimpin 4-1 pada set pembuka, sebelum memantapkan kedudukannya dengan keunggulan poin.
   
Keduanya juga tercatat pernah melakoni pertandingan final terlama di sejarah turnamen terbuka, tepatnya di tahun 2012 dengan lama permainan mencapai hampir enam jam.
   
Dalam pertandingan kali ini, tidak ada kata keberuntungan, dengan Djokovic yang melakukan serangan spektakuler yang menghalau pukulan-pukulan Nadal.

Saat diberi kesempatan berbicara usai laga, Djokovic mengucapkan terima kasih kepada Rafael Nadal yang memperlihatkan ketangguhannya memberikan perlawanan.

"Saya menjalani operasi 12 bulan yang lalu. Bisa berdiri di sini lagi dan meraih gelar juara itu benar-benar luar biasa. Saya tidak bisa berkata apapun lagi," ujarnya.

Djokovic juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukungnya. Juga kepada istri, anak perempuan, dan anak laki-lakinya.

"Saya berharap mereka menonton pertandingan ini. Trofi ini sangat istimewa dan semakin istimewa saat saya bisa menikmatinya bersama orang-orang istimewa," ungkapnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved