Selasa, 28 April 2026

Hati-hati Lewat Jalan Raya Kali CBL Bekasi karena Posisinya Miring

Kondisi Jalan Raya Kali CBL ini miring atau hampir ambruk separuh badan jalan, sehingga membahayakan masyarakat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Separuh Jalan Raya CBL, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sepanjang 20 meter terpaksa ditutup karena kondisi jalannya nyaris ambruk. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak tahun lalu. 

Bekasi, Warta Kota -- Selama setahun turap Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Kampung Sasak RT 02/02, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi tidak pernah diperbaiki.

Akibatnya kondisi Jalan Raya Kali CBL ini miring atau hampir ambruk separuh badan jalan, sehingga membahayakan masyarakat.

Salah seorang warga setempat Dimas (35) menduga, miringnya bagian atas jalan karena kondisi tanahnya labil akibat tergerus air kali.

Hal ini juga diperparah dengan banyaknya kendaraan bertonase berat yang melintas dari proyek-proyek perumahan di sekitar lokasi setempat.

"Aliran air di kali cukup deras ditambah banyaknya kendaraan berat, kemungkinan itu pemicu miringnya turap ini," kata Dimas pada Ahad (27/1).

Menurut dia, kondisi turap ini sudah menjadi perhatian pemerintah daerah.

Separuh Jalan Raya CBL, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sepanjang 20 meter terpaksa ditutup karena kondisi jalannya nyaris ambruk. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak tahun lalu.
Separuh Jalan Raya CBL, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sepanjang 20 meter terpaksa ditutup karena kondisi jalannya nyaris ambruk. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak tahun lalu. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Beberapa waktu lalu ada sejumlah petugas datang mengenakan seragam pemerintahan ke lokasi untuk mengambil foto kondisi turap.

Warga sempat memprediksi, pasca kedatangan petugas ke sana turap akan diperbaiki.

"Namun nyatanya sampai sekarang belum diperbaiki," ujarnya

Guna menghindari turap ambruk total yang bisa mengancam keselamatan pengguna jalan, maka warga terpaksa menutup sebagian jalan.

Ruas jalan yang permukaannya sudah miring terpaksa ditutup sepanjang 20 meter.

Alhasil pengendara yang datang dari arah utara menuju selatan terpaksa bergantian dengan arah sebaliknya.

Separuh Jalan Raya CBL, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sepanjang 20 meter terpaksa ditutup karena kondisi jalannya nyaris ambruk. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak tahun lalu.
Separuh Jalan Raya CBL, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sepanjang 20 meter terpaksa ditutup karena kondisi jalannya nyaris ambruk. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak tahun lalu. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

"Jalan kita tutup pakai ban bekas, pot dan potongan bambu, karena kalau tidak seperti ini jalan miring tetap dilalui pengendara dan jalan bisa ambruk seketika," katanya.

Warga lainnya, Wahyu (38) mendesak agar pemerintah segera memperbaiki turap yang nyaris ambruk ini.

Sebab sekarang telah memasuki musim hujan sehingga dikhawatirkan derasnya air bisa memicu longsornya turap.

"Sampai sekarang memang belum ada korban luka dan jiwa tapi warga tetap khawatir karena sudah memasuki musim hujan. Kita minta pemerintah perbaiki turap ini," kata Wahyu.

Selain menutup ruas jalan sebagian, kata dia, warga juga melarang truk bertonase berat melintasi jalan ini. Hingga kini hanya mobil ukuran sedang dan sepeda motor saja yang melintasi ruas Jalan Raya CBL.

"Untuk truk kita minta lewat rute lain karena kalau tidak bisa longsor mendadak," imbuhnya.

Sementara itu Camat Cibitung Hasan Basri mengaku sudah mengetahui informasi itu.

Bahkan kecamatan sudah melaporkan dan mengajukan perbaikan jalan itu ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi.

"Kondisi itu sudah terjadi sejak 2018 lalu dan sudah dilaporkan serta ajukan juga dua kali, tapi memang belum ditangani," kata Hasan Basri.

Pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan menghubungi Bidang Jalan dan Jembatan. "Nanti disurvei sama bidang, mudah-mudahan perbaikannya masuk tahun ini," ujar Iman. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved