Kartu Identitas Anak

Pemohon KIA di Kota Bekasi Membludak, Disdukcapil Pinjam 10.000 Blanko ke Kabupaten Bekasi

Disdukcapil Kota Bekasi terpaksa meminjam 10.000 blanko ke Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk pembuatan Kartu Identitas Anak

Pemohon KIA di Kota Bekasi Membludak, Disdukcapil Pinjam 10.000 Blanko ke Kabupaten Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA) yang sudah jadi. 

WARTA KOTA, BEKASI--- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi (Disdukcapil) terpaksa meminjam 10.000 blanko ke Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Pasalnya, Disdukcapil Kota Bekasi kekurangan blanko disebabkan karena jumlah pemohon KIA membludak.

"Minat dan keinginan warga Kota Bekasi untuk buat KIA cukup tinggi. Jadi kita pinjam blangko milik Pemerintah Kabupaten Bekasi," kata Sekretaris Disdukcapil Kota Bekasi, Jamus Riyadi, Jumat (25/1/2019).

Kartu Identitas Anak Jadi Syarat Masuk Sekolah, Warga Serbu Kantor Kecamatan di Kota Bekasi

Jamus menjelaskan, pada tahun 2018 Disdukcapil Kota Bekasi sudah menyediakan blangko sebanyak 10.000 lembar.

Namun, persediaan itu tak mencukupi kebutuhan tiap-tiap kecamatan.

"Kita tidak mau pelayanan terhenti karena kehabisan blangko. Makanya kita pinjam, nanti di tahun 2019 ada tambahan blangko, agar bisa mempercepat pencetakan sesuai dengan kebutuhan tiap kecamatan," ujarnya.

Dia menambahkan, pada tahun  2019 ini direncanakan bakal ditambah 200.000 blangko yang kini masih dalam proses pengadaan lelang untuk pembuatannya.

Pemkot Bekasi Siapkan 200.000 Blangko untuk Kartu Identitas Anak Tahun 2019

"Penyediaan blangko KIA tidak sama dengan elektronik KTP (e-KTP). Blangko KIA ini pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk melakukan percetakan sendiri. Nanti blangko yang kita pinjam juga bakal dikembalikan," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penerbitan KIA akan dibagi dua jenis. Pertama, untuk kalangan anak-anak berusia 0 sampai enam tahun, dalam identitasnya tidak disertakan foto.

Namun, untuk anak-anak usia 6-17 tahun minus 1 hari, identitas tersebut akan dilampirkan foto dalam blanko tersebut.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved