Bom Meledak di Dekat Kedubes Rusia di Suriah, 4 Luka-luka 

SEBUAH bom mengguncang area di dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Damaskus, Suriah, pada Kamis (24/1/2019), tanpa menimbulkan korban jiwa.

Bom Meledak di Dekat Kedubes Rusia di Suriah, 4 Luka-luka 
AFP/SANA via Kompas.com
WARGA melihat mobil yang rusak berat usai meledak akibat serangan bom di dekat Kedutaan Besar Rusia di Damaskus, Suriah, Kamis (24/1/2019). 

SEBUAH bom mengguncang area di dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Damaskus, Suriah, pada Kamis (24/1/2019), tanpa menimbulkan korban jiwa.

Namun ledakan bom itu merupakan kali kedua dalam satu pekan yang menyerang ibu kota.

Diwartakan AFP, bom diletakkan di sebuah mobil di area Adawi hingga menyebabkan kerusakan material.

Protes Presiden Rodrigo Duterte, Ribuan Umat Katolik Filipina Gelar Unjuk Rasa

Akhir Januari, Pejabat PBB Kunjungi Turki untuk Selidiki Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Dalam gambar yang ditunjukkan oleh media setempat menunjukkan mobil berwarna biru langit yang hancur. Meski bagian tengah mobil rusak berat, tapi pada kapnya terlihat masih utuh.

Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR) menyatakan, ledakan yang terjadi di kedubes sekutu penting pemerintah Suriah itu telah melukai empat orang.

Sebelum peristiwa bom kemarin, pada Minggu (20/1/2019) juga terjadi ledakan di dekat kantor cabang keamanan di selatan kota.

"Beberapa orang tewas dan terluka," demikian pernyataan dari SOHR.

Namun, laporan dari media pemerintah menyebutkan tidak ada korban dalam serangan bom tersebut.

Kepala SOHR Rami Abdel Rahman menyatakan, ledakan pada Minggu itu merupakan yang pertama sejak bom mobil pada setahun lalu.

Selain teror pada Kamis, bom mobil juga meledak pada Selasa lalu menyebabkan satu orang tewas di Latakia, sehingga total ada tiga serangan bom dalam satu pekan.

Meski demikian, belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas ketiga aksi teror tersebut.

Perang saudara di Suriah yang meletus sejak 2011 telah menewaskan lebih dari 360.000 orang dan menyebabkan jutaan orang harus mengungsi.

Dengan dukungan militer dari pemerintah Rusia sejak 2015, pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad berhasil mengambil alih sebagian besar wilayah dari kekuasaan para pemberontak. (Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terjadi Ledakan Bom di Dekat Kedubes Rusia di Suriah"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved