News

Pengurus dan Imam Masjid di Jaksel Diharapkan Kompak Lawan Hoax

Sebaiknya jangan manjadikan tempat ibadah sebagai kegiatan pemilu dan politik, hanya sebagai tempat ibadah," ujar Kombes Indra.

Pengurus dan Imam Masjid di Jaksel Diharapkan Kompak Lawan Hoax
Warta Kota
Masjid di Jaksel. 

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar menghadiri halaqah kebangsaan dan deklarasi pemilu damai bersama para pengurus dan imam masjid di kampus Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran Jakarta di Jalan Batan Raya Pasar Jumat RT03/02, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (24/1/2019).

Masjid di Jaksel.
Masjid di Jaksel. (Warta Kota)

Dalam kesempatan itu, Kombes Indra mengimbau agar masjid dan tempat ibadah lain jangan digunakan untuk kegiatan berkampanye.

"Saat ini kita berada di tahap kampanye. Sebaiknya jangan manjadikan tempat ibadah sebagai kegiatan pemilu dan politik, hanya sebagai tempat ibadah," ujar Kombes Indra.

Selain itu, Kombes Indra mengajak masyarakat untuk melakukan kroscek terhadap informasi-informasi yang belum tentu benar kebenarannya. Apalagi, informasi tersebut berpotensi memecah belah kerukunan di masyarakat.

" Saya mengajak bersama dengan masyarakat semuanya untuk menyampaikan berita yang dapat menyejukkan masyarakat, bukan menyampaikan berita yang dapat menimbulkan meresahan di tengah-tengah masyarakat dan mengancam perpecahan NKRI. Kita punya Pancasila UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, yang harus tetap kita junjung tinggi," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, para pengurus masjid yang tergabung dalam Forum Ukhuwah Pengurus dan Imam Masjid Jakarta Selatan berikrar untuk menjaga kondusifitas di tahun politik.

"Kami sangat prihatin akan kondisi masyarakat kita yang akhir akhir belakangan ini dibuat resah oleh kelompok kompok yang sengaja menyebar faham radikal dan berita hoax di tempat tempat ibadah," terang ketua forum Ketua Keluarga Besar Forum Ukhuwah Pengurus dan imam masjid, Mais Ta'lim, M Badru Tamami Fauzi

Menurutnya, mendekati pemilu banyak sekali penyebaran radikal dan hoax bahkan di tempat ibadah di masjid dan majlis ta'lim.

Untuk itu, kata dia, pihaknya bertekad menjadikan Masjid sebagai pusat penyampai pesan damai kepada seluruh masyarakat.

"Kami akan bersatu melawan serta menolak faham radikal dan berifa hoax serta berkomitmen bersama-sama menjunjung tinggi nilai nilai ke-Islam-an dan kebangsaan demi keutuhan NKRI," ungkapnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved