Breaking News:

Pemilu 2019

50.000 Alat Peraga Kampanye Calon Legislatif Langgar Aturan di Kota Bekasi Dicopot Petugas

Sebanyak 50.000 alat peraga kampanye (APK) di Kota Bekasi yang melanggar aturan pemilu dicopot petugas, Kamis (24/1/2019).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi menertibkan alat peraga kampanye (APK) di Kota Bekasi, Kamis (24/1/2019). 

WARTA KOTA, BEKASI --- Sebanyak 50.000 alat peraga kampanye (APK) di Kota Bekasi yang melanggar aturan pemilu dicopot petugas, Kamis (24/1/2019).

Petugas yang mencopot APK itu tim gabungan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi.

Komisioner Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail mengatakan, penertiban serentak dilakukan di 12 Kecamatan Kota Bekasi dengan melibatkan seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Linmas Ikut Dilibatkan Dalam Pencopotan Ribuan Alat Peraga Kampanye di Kota Bekasi

APK yang ditertibkan itu melanggar Surat Keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) No 195 tentang Penempatan APK, di antaranya di jalan protokol, di pohon, taman, di pagar instansi pemerintah, dan fasilitas publik.

"Hari ini serentak penertiban APK, di berbagai daerah lain juga. Nanti kita akan evaluasi apakah masih ada yang bandel atau gimana," kata Ali Mahyail kepada Warta Kota, Kamis (24/1/2019).

Ali Mahyail memerkirakan, dalam pernertiban tersebut sekitar 50.000 APK ditertiban.

"Jumlah pastinya belum ada datanya, tapi berdasarkan pengalaman kita satu kecamatan bisa 2.000-3.000 APK, kalau di kali 12 kecamatan sekitar 50.000," ujarnya.

Satpol PP Cempaka Putih Sudah Copot 77 Alat Peraga Kampanye Sejak 1 Januari 2019

Dia menambahkan, selama ini pihaknya sebenarnya telah memaparkan soal aturan itu kepada para calon legislatif (caleg).

"Kita sering menghimbau caleg-caleg harus tertib regulasi, intinya caleg-caleg memasang APK secara benar dan tertib aturan," ucapnya.

Aturan pemasangan APK yang benar itu sesuai dengan titik-titik yang ditentukan KPU sesuai SK 195 Tentang Penempatan APK.

"Titik penempatan, besaran dan jumlah APK itu kan diatur. Ada aturanmya. misalnya setiap kelurahan 10 spanduk dan 5 baliho per partai bukan per caleg," katanya Ali.

Bawaslu Jaksel sudah Tertibkan 253 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

Sementara Kepala Satpol PP Kota Bekasi Cecep Suherlan mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh personilnya di tiap Kecamatan dalam penertiban APK ini.

Penertiban APK ini membantu tugas Bawaslu Kota Bekasi dalam menjalankan aturan, terhadap APK yang tidak sesuai aturan, estetika dan lokasinya ditentukan oleh KPU.

"Kami siap membantu Bawaslu untuk menertibkan APK dan bersama-sama menertibkannya, kapan pun diminta bantuannya," ucap Cecep Suherlan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved