Penipuan

Waspada Penipuan Berkedok Sumbangan Tempat Ibadah atau Bencana

Penipuan berkedok sumbangan pembangunan rumah ibadah masih mudah ditemui di Jakarta.

Waspada Penipuan Berkedok Sumbangan Tempat Ibadah atau Bencana
Warta Kota
Ilustrasi Penipuan 

"Belum lama kami amankan juga yang seperti itu. Mereka umumnya berasal dari perbatasan Jakarta. Dari pengakuannya, ada bosnya yang menyuruh mereka nanti ada pembagian uang hasil yang didapat," katanya.

"Rata-rata mereka memanfaatkan para ABG yang tidak berpikir panjang soal risiko yang mereka hadapi, terutama jika aksi mereka terbongkar masyarakat sendiri."

Ratusan Warga Pamulang Jadi Korban Penipuan Pengembang Bodong

Ansori, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial Sudinsos Jakarta Selatan menambahkan, selain modus penipuan pembangunan tempat ibadah, modus lainnya sekelompok pemuda meminta sumbangan di perempatan jalan dan menyamar sebagai mahasiswa.

"Mereka biasanya memakai almamater seolah mahasiswa. Tapi meminta sumbangan untuk bencana, pengobatan dan sebagainya tanpa izin. Itu sudah sering ditertibkan dan mereka biasanya berpindah-pindah lokasi tanpa izin," kata Ansori.

Dia mengatakan, permintaan sumbangan tanpa izin itu melanggar Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Kalau kegiatan meminta sumbangan di tempat umum itu harus mengantongi izin minimal dari pemerintahan daerah setempat," kata Ansori.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved