Rumah Mantan Exco PSSI Hidayat Digeledah Satgas Antimafia Bola Terkait Kasus Pengaturan Skor

Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti terkait kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola Liga 2 2018 antara PSS Sleman vs Madura FC.

Rumah Mantan Exco PSSI Hidayat Digeledah Satgas Antimafia Bola Terkait Kasus Pengaturan Skor
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo 

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan bahwa penyidik Satgas Antimafia Bola tengah melakukan penggeledahan di rumah eks anggota exco PSSI Hidayat di Jalan Klakahrejo No 78, Kelurahan Kandangan, Benowo, Surabaya, Rabu (23/1/2019).

Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti terkait kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola Liga 2 2018 antara PSS Sleman vs Madura FC .

"Saat ini, tim penyidik dugaan suap dalam pertandingan Madura FC versus PSS Sleman sedang melaksanakan penggeledahan di rumah sekaligus kantor saudara Hidayat, eks anggota komite eksekutif atau exco PSSI di Benowo, Surabaya. Kegiatan masih berlangsung, perkembangan akan dilaporkan," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/1/2019).

Seperti diketahui dalam kasus pengaturan skor sejumlah pertandingan liga 2 dan 3, Satgas Antimafia Bola sudah menetapkan 11 tersangka.

Di antaranya satu anggota exco PSSI lain, Johar Lin Eng dan anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Selain sempat menjabat anggota exco PSSI, Hidayat juga sekaligus menjabat ketua komite kompetisi serta ketua komite pengembangan sepakbola usia muda, plus wakil ketua komite eksekutif sepakbola.

Hidayat dilaporkan oleh manajer Madura FC, Januar Herwanto karena memberikan tawaran untuk mengatur skor laga PSS Sleman vs Madura FC di kompetisi Liga 2 2018.

Setelah dilaporkan dan gaduh di media, Hidayat mundur dari jabatannya di PSSI pada 2018 lalu.

Saat itulah PSSI baru mengumumkan bahwa Komisi Disiplin PSSI menghukum Hidayat dengan larangan beraktivitas di sepakbola Indonesia selama tiga tahun.

Hal itu ditambah larangan masuk stadion selama dua tahun dan denda uang sebesar Rp 150 Juta.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved