Petugas BPJS Ketenagakerjaan Salemba Sasar Pedagang di Pasar Johar Baru dan Pasar Kwitang Dalam

Petugas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Salemba melakukan Edukasi Pasar Rakyat untuk mendongkrak pencapain kepesertaan Penerima Upah (PU)

Petugas BPJS Ketenagakerjaan Salemba Sasar Pedagang di Pasar Johar Baru dan Pasar Kwitang Dalam
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba Amdaustri Putra Tura bersama jajarannya usai mewlakukan sosialisasi ke pedagang, Rabu (23/1/2019). 

PETUGAS BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Salemba melakukan Edukasi Pasar Rakyat untuk mendongkrak pencapain kepesertaan Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU).

Pasar yang menjadi tujuan edukasi ini adalah pasar Johar Baru dan Pasar Kwitang Dalam, Jakarta Pusat.

Di kedua pasar itu, Rabu (23/1/2019), para pedagang diberikan edukasi pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan untuk melindungi aktivitas kerja mereka.

“Bukan saja peningkatan kepesertaan, tetapi edukasi ini juga diprediksi akan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial dan juga brand awareness BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba Amdaustri Putra Tura, Rabu (23/1/2019).

”Semua bidang wajib berkaloborasi dan berkontribusi turun ke pasar untuk mensosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ke pedagang yang belum menjadi peserta,” imbuh Riri, sapaan Amdaustri.

Riri menambahkan, sosialisasi ke pasar-pasar dilakukan kepada para pekerja seperti pedagang los, pedagang sayur, tukang parkir, pedagan kelontong, kuli panggul dan pemilik toko.

Tujuannya, kata Riri, agar para pekerja sektor informal tersebut memahami dan mengerti betul besarnya manfaat program perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Karena mereka rentan sekali dengan kecelakaan kerja dan sudah pasti kewajiban kami memberi informasi manfaat BPJS Ketenagakerjaan jika terjadi kecelakaan kerja maupun tutup usia," Riri menambahkan.

Riri memastikan, perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan program negara yang sangat besar manfaatnya.

Hanya dengan iuran Rp16.800 per bulan, peserta sudah terlindungi dua program yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Mereka (pekerja informal) akan mendapatkan manfaat yang sama dengan peserta formal, semisal mendapatkan pemulihan kecelakaan kerja tanpa batasan biaya dan tanpa batasan waktu alias unlimited sampai peserta sembuh dan bekerja kembali," tandas Riri.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved