Perluasan TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi Terhambat Kasus Meikarta

Tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang terletak di Kecamatan Setu telah melebihi kapasitas atau overload,

Perluasan TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi Terhambat Kasus Meikarta
Warta Kota/Muhammad Azzam
Tempat Pembungan Akhir (TPA) Burangkeng Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

WARTA KOTA, BEKASI -- Tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang terletak di Kecamatan Setu telah melebihi kapasitas atau overload, tiga tahun terakhir ini.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi yang seharusnya merencanakan bakal dilakukan perluasan lokasi TPA pada tahun ini, ternyata tidak bisa dilakukan.

Pasalnya, akibat terbentur rencana detail tata ruang (RDTR) di wilayah setempat.

"Di RDTR jatah untuk TPA masih 11,6 hektar dari 22 tahun lalu, kita ingin lakukan perluasan harus merubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Tapi belum bisa RDTR sedang dalam penanganan KPK dalam kasus proyek Meikarta," kata Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, Rabu (23/1/2019).

Dodi menjelaskan luas TPA Burangkeng saat ini, merupakan merupakan luasan yang ditetapkan melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sejak 22 tahun silam.

Pada tahun 2016 lalu juga pihaknya sempat mengusulkan perluasan dengan pagu anggaran sebesar Rp 14 miliar.

Tetapi tidak bisa diserap karena jatah untuk TPA di RDTR belum direvisi.

"Saat kami ingin mengajuan untuk revisi RDTR, keburu ada kasus dan RDTR nya sedang dalam penanganan KPK. Kami inginnya secepatnya ada revisi, sehingga bisa dilakukan perluasan," ujar Dodi.

Dodi menjelaskan luas TPA Burangkeng saat ini baru sekitar 11,6 hektar terbagi empat zona yaitu zona A, B, C, dan D.

Ketinggian masing-masing zona mulai dari 15 meter sampai dengan 20 meter.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved