Breaking News:

Kuasa Hukum Hercules Sesalkan 3 Saksi yang Dihadirkan Tidak Ada di Lokasi Saat Kejadian

Ada 3 saksi yang dihadirkan hanya berdasarkan keterangan penjaga, dan saksi tidak berada di lokasi saat kejadian.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kuasa Hukum Hercules menyesalkan 3 saksi yang dihadirkan tidak berada di lokasi, saat kejadian. 

Sebanyak sembilan saksi dihadirkan di persidangan kasus penyerobotan lahan yang dilakukan oleh Hercules cs di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (23/1/2019).

Namun, sayangnya, 3 saksi yang dihadirkan pertama tidak berada di lokasi kejadian.

Indra Cahyajaya, selaku Direktur PT Nila Alam yang dihadirkan sebagai saksi terlebih dahulu bersama pemilik lahan lainnya Hartawan Zainal dan Rosalina Susilawati Zainal memaparkan kepada majelis hakim soal apa saja yang ia ketahui dalam peristiwa tersebut, namun, ketiganya menyatakan bahwa saat kejadian tidak berada di lokasi.

Indra Cahyajaya sempat mengutarakan setelah menyerobotan lahan miliknya dan dikuasi oleh kelompok Hercules, akses pintu utama sempat ditutup, bahkan ada intimidasi jika ada tamu harus melapor, hingga membuat para karyawan merasa ketakutan.

"Di lokasi itu, ada tujuh ruko, namun dua diantaranya sudah angkat kaki setelah kejadian itu, karena merasa takut, sehingga tinggal lima lagi," kata Indra kepada Majelis Hakim, Rabu (23/1/2019).

Tak hanya itu, informasi yang didapat melalui karyawannya tersebut, setelah penguasaan lahan dilakukan, saudara Bobby kerap kali meminta sejumlah uang kepada karyawan-karyawan yang bekerja di lokasi tersebut, adapun besaran permintaan sebesar Rp. 500 ribu.

Permintaan sejumlah uang tersebut ditujukan kepada para karyawan yang bekerja di sana, bahkan jika tidak diberikan usaha yang dijalani akan dihentikan, sehingga mereka terpaksa memberikan sejumlah uang tersebut kepada Bobby yang diketahui sebagai tangan kanan Hercules.

"Diminta duit Rp 500.000. Itu dimintanya bukan perbulan, sudah 3 kali dikasih. Total Rp 3,5 juta untuk 7 ruko itu dikali tiga kali sekitar Rp. 10 jutaan," katanya.

Atas pernyataan saksi-saksi tersebut, Nuno Magno selaku Kuasa Hukum Hercules mengatakan, 3 saksi yang dihadirkan hanya berdasarkan keterangan penjaga, dan saksi tidak berada di lokasi saat kejadian.

"Dia hanya berdasarkan keterangan penjaga yang ada di lahan tersebut, jadi semuanya tidak dia lihat sendiri, semua yang disampaikan berdasarkan keterangan dari orang lain," cetusnya.

Diungkapkan Nuno, dirinya tak menampik jika Hercules cs memasang plang diatas lahan tersebut. Meski begitu ia mengaku tidak ada intimidasi hanya saja, kehadiran banyak orang membuat ketakutan sendiri terhadap orang-orang sekitar.

"Jadi plang yang di pasang ini berdasarkan putusan PK yang sudah berkekuatan hukum tetap, sedangkan tiga orang saksi yang dihadirkan mengunakan PK tahun 1990. PK yabg digunakan tahun 1999 itu adalah gugatan mereka dengan mereka. Ini berbeda dengab Hercules tahun 2004," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved