Forward Pesan Dibatasi, Masih Banyak Celah Hoaks Tersebar Melalui Aplikasi WhatsApp

Meskipun telah dibatasi fitur forward pesan, hoaks ternyata masih memiliki banyak celah untuk tersebar di Whatsapp.

Forward Pesan Dibatasi, Masih Banyak Celah Hoaks Tersebar Melalui Aplikasi WhatsApp
antaranews.com
Ilustrasi WhatsApp (pixabay/creative commons) 

Pembatasan forward pesan dalam aplikasi WhatsApp menjadi pro dan kontra apakah bisa menekan angka berita hoaks atau tidak.

Beberapa pengguna aplikasi WhatsApp setuju dengan kebijakan pembatasan forward pesan tersebut.

Namun selebihnya tidak karena masih banyak fitur dalam aplikasi WhatsApp yang sangat riskan menjadi penyebaran informasi hoaks.

Sejak beberapa waktu yang lalu, pengguna aplikasi chatting WhatsApp dihebohkan dengan pembatasan fitur forward yang dilakukan oleh aplikasi WhatsApp.

Polda Metro Jaya Dukung Pembatasan Forward Konten Pesan WhatsApp

Ini Peristiwa Mengerikan Dibalik Alasan Pembatasan Forward Pesan Whatsapp

Pengguna hanya dapat meneruskan pesan ke sebanyak maksimal lima kontak mereka.

Hal ini disinyalir untuk menekan angka berita hoaks yang beredar melalui pesan di aplikasi WhatsApp.

Namun apakah hal tersebut efektif?

Ternyata masih banyak celah untuk sebuah pesan yang tidak benar atau hoaks tersebar begitu aja.

Misalnya lewat pantauan Wartakotalive pada aplikasi WhatsApp tersebut, pengguna masih bisa melakukan copy - paste pesan kepada lebih dari lima kontak.

Mulai Hari Ini Kominfo Batasi Foward Pesan WhatsApp Hanya 5 Kali Per Hari

Tipu Mendagri Tjahjo Kumolo Rp 10 Juta Via Whatsapp, Kepala Sekolah Gadungan Ini Dibekuk Polisi

Pengguna dapat melakukan copy pesan dari satu kontak dan dapat meneruskannya dengan mem-paste pesan tersebut ke kontak lain atau bahkan grup lebih dari lima.

Selain itu, fitur broadcast atau siaran pun masih berlaku di aplikasi WhatsApp.

Pengguna aplikasi WhatsApp masih dapat melakukan fitur broadcast tersebut untuk meneruskan informasi yang tidak benar ke lebih dari lima pengguna.

Oleh karena itu penggunaan aplikasi WhatsApp diharapkan lebih berhati-hati dan bijak dalam melakukan penyebaran informasi atau pesan di aplikasi WhatsApp.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved