Fahri Hamzah Bilang Ada Partai Baru Kuasai Pemasangan Baliho di Jalan-jalan Utama di Daerah

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku menemukan fenomena aneh terkait pemasangan baliho-baliho partai politik di daerah.

Fahri Hamzah Bilang Ada Partai Baru Kuasai Pemasangan Baliho di Jalan-jalan Utama di Daerah
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/1/2019). 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku menemukan fenomena aneh terkait pemasangan baliho-baliho partai politik di daerah.

Ia menyebut partai baru yang mendominasi pemasangan baliho di daerah, dan menduga ada pemompaan uang dari Jakarta.

"Saya melihat yang punya uang masih mendominasi wilayah baliho-baliho dan billboard-billboard besar. Bahkan saya kaget, ada sebuah partai yang pengurusnya enggak sampai daerah, tapi semua baliho-baliho besar di daerah itu dia yang ambil. Itu di kampung saya juga," ungkap Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Jokowi Perintahkan Kapolri: Kejar dan Cari Pelaku Teror kepada Pimpinan KPK

Namun, politikus asal Sumbawa itu enggan menyebut partai baru yang dimaksud.

"Partai baru pengurusnya enggak ada tapi baliho di jalan utama dia ambil. Semua billboard yang biasanya iklan rokok dia ambil. Itu menurut saya mengagetkan, dan itu KPU-nya seperti absen, Bawaslunya seperti tidak melihat fakta itu. Kan penyimpangan dari keinginan kita untuk membuat kampanye yang lebih murah dan meminimalisir uang untuk politik kita. Ini kan artinya uang," paparnya.

Lebih lanjut, Fahri Hamzah ingin ada penindakan dan penelusuran terkait penguasaan baliho-baliho di daerah.

Serbuk Putih di Benda Mirip Bom di Rumah Ketua KPK Bukan Bahan Peledak, Cuma Semen

"Yang penting ditindak dulu, sebab penguasaan baliho oleh partai-partai, terutama ya, saya sih tidak menyalahkan, tapi ini faktanya kan begini, ini kan manipulasi," katanya

"Anda enggak punya pengurus bahkan mungkin enggak punya caleg di daerah itu, tapi kok semua bilboard besar dia yang ambil? Kan aneh menurut saya. Itu artinya ada pemompaan uang secara gila-gilaan dari Jakarta. Itu uang dari mana? Lebih jauh bisa diusut," beber Fahri Hamzah. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved