Dua Anak Buah Jokowi Ini Beda Omongan Soal Sumber Uang untuk Beli 100 Ribu Botol Sabun Cuci Piring

PRESIDEN Joko Widodo borong 100 ribu botol sabun cuci piring dari seorang ibu di Garut, Jawa Barat seharga Rp 2 miliar.

Dua Anak Buah Jokowi Ini Beda Omongan Soal Sumber Uang untuk Beli 100 Ribu Botol Sabun Cuci Piring
ANTARA/Hanni Sofia
Eli Liawati warga Desa Padahurip, Banjarwangi, Garut, yang memproduksi sabun cuci tidak menyangka ketika mendapatkan pesanan senilai Rp 2 miliar dari Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana. 

PRESIDEN Joko Widodo borong 100 ribu botol sabun cuci piring dari  seorang ibu di Garut, Jawa Barat seharga Rp 2 miliar.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, Jokowi membeli sabu cuci piring itu memakai uang dari dana kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin.

Bahkan, kata Agus Gumiwang Kartasasmita, aksi Jokowi itu adalah program TKN yang diperantarai sang Presiden petahana.

Kisah Ade Jigo Temukan Istrinya Meninggal karena Tsunami, Ada Sekuriti yang Bilang Anaknya Mirip

"Dari dana kampanye TKN, ini program TKN melalui Pak Jokowi," ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019) petang.

Lebih jauh Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, pembelian 100 ribu botol sabun cuci milik pengusaha di level akar rumput bakal menjadi program tim kampanye Jokowi-Maruf Amin.

"Itu akan nanti menjadi program dari TKN, tim kampanye nasional. Itu contoh sangat positif, yang ada dalam pemikiran Pak Jokowi dan TKN," jelasnya.

Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Sampai 31 Desember 2020

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan, Presiden Jokowi memborong sabun cuci hingga Rp 2 miliar, menggunakan kocek pribadi.

Ali Mochtar Ngabalin menegaskan, uang Rp 2 miliar untuk memborong sabun cuci piring adalah uang pribadi ‎Presiden Jokowi. Dia bahkan berani memastikan itu murni uang pribadi sang mantan Wali Kota Solo.

"Enggak banyak itu Rp 2 miliar.‎ InsyaaAllah saya pastikan dana sebesar itu pasti Presiden memiliki dana pribadi," tegas ‎Ali Mochtar Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Mbah Rono: Gunung Anak Krakatau Meletus Sehebat Apapun, Kecil Kemungkinan Bisa Timbulkan Tsunami

Sementara, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik dan meminta Jokowi menjelaskan uang yang digunakan untuk memborong 100 ribu botol sabun cuci saat berkunjung ke Garut pada Sabtu (19/1/2019) lalu.

"Yang penting pertanggungjawaban uangnya saja, karena pejabat negara kan uangnya harus dipertanggungjawabkan, pajaknya dari mana, sumber uangnya dari mana," ucap Fahri Hamzah di Gedung Parlemen.

Jokowi, lanjut Fahri Hamzah, harus mengumumkan apakah uang tersebut menggunakan kas negara atau bagian dari alokasi anggaran tim kampanye ppemenanganannya sebagai calon presiden nomor urut 01 di Pilpres 2019. (Danang Triatmojo)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved