Breaking News:

'Dokter Gas' Bisa Mendapatkan Keuntungan Rp 65.000 Hingga Rp 75.000

Tergiur dengan keuntungan menjual gas elpiji, enam "dokter gas" melakukan praktik menyuntik gas elpiji.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor:
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Polda Metro Jaya meringkus enam orang yang berprofesi sebagai 'dokter' tabung gas elpiji 3 kilogram. 

WARTA KOTA, CIPAYUNG--- Tergiur dengan keuntungan menjual gas elpiji, enam "dokter gas" melakukan praktik menyuntik gas elpiji.

Para "dokter gas"  ini membeli satu buah tabung gas subsidi 3 kg dari sub agen yang menjualnya seharga Rp 14.850.

Sedangkan apabila "dokter gas" membeli di warung, harganya berkisar Rp 17.500.

Modal yang dibutuhkan oleh "dokter gas" untuk melakukan praktik menyuntik alias mengoplos satu tabung gas 12 kg hanya sebesar Rp 60.000-Rp 70.000 saja, dengan membeli 4 tabung gas melon atau 3 kg.

"Mereka biasa mendapatkan gas subsidi tiga kilogram dari sub agen atau warung. Kemudian setelah dipindahkan, tabung gas 12 kilogram dijual Rp 135.000 sampai Rp 150.000. Keuntungan mereka untuk satu gas yang disuntik ini Rp 65.000 hingga Rp 75.000. Makanya mereka sangat tergiur dengan keuntungan yang cukup besar tersebut," kata Kepala Sub Direktorat III Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Ganis Setyaningrum, Selasa (22/1/2019).

Gas elpiji hasil suntikan itu dijual oleh para pelaku ke beberapa toko. "(Menjualnya) ke toko kelontong seputar wilayah Jakarta," kata Ganis di Jalan Mabes TNI Delta 5 Cilangkap.

Modus tersebut tak diketahui oleh masyarakat yang membelinya, lantaran mengira bahwa gas 12 kilogram yang mereka beli masih berisi penuh.

Hingga kemudian kepolisian mengendus praktik penipuan tersebut.

Jajaran Polda Metro Jaya meringkus enam orang yang menjadi 'dokter gas' elpiji.

Keenam orang itu adalah ADN, LA, RSM, KND, KSN dan YEP. Mereka ditangkap di dua lokasi 'tempat praktik'.

Pertama, di sebuah rumah di Jalan Mabes TNI Delta 5 RT 02 RW 05 Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Kedua, di kawasan Tangerang.

Sebutan 'dokter gas' yang disematkan kepada enam pengoplos gas elpiji itu bukan tanpa alasan. Cara mengoplos yang mereka lakukan adalah dengan menyuntik, laiknya seorang dokter.

Rumah Tetangga yang Terkena Dampak Ledakan Gas Elpiji di Bekasi Mulai Beres-beres

Naik Alphard Beli Elpiji Subsidi, Hiswana Migas DKI: Masih Banyak Kurang Peka Soal Elpiji Bersubsidi

Anggota PPSU dan Staf Kelurahan Pasar Minggu Dilatih Tangani Kebocoran Tabung Gas Elpiji

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved