Sandiaga Uno Nyeker Temui Petani Babelan Bekasi dalam Kondisi Hujan dan Becek

Langkah itu diambil lantaran lokasi pertemuan Kelompok Petani yang berasal dari 187 desa itu dalam kondisi becek berlumpur.

Sandiaga Uno Nyeker Temui Petani Babelan Bekasi dalam Kondisi Hujan dan Becek
Warta Kota/Istimewa
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno melepas sepatu yang dikenakannya dan berjalan nyeker atau tanpa alas kaki saat mendatangi lokasi dialog bersama Kelompok Petani se-Kabupaten Bekasi di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (22/1/2019). Aksi itu dilakukan lantaran jalan warga berubah menjadi kubangan besar ketika hujan tiba. 

Sandiaga Salahuddin Uno terpaksa melepas sepatu yang dikenakannya dan berjalan nyeker atau tanpa alas kaki saat mendatangi lokasi dialog bersama Kelompok Petani se-Kabupaten Bekasi di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (22/1/2019).

Langkah itu diambil lantaran lokasi pertemuan Kelompok Petani yang berasal dari 187 desa itu dalam kondisi becek berlumpur.

Jalan desa berubah menjadi kubangan lumpur ketika diguyur hujan lebat.

Apalagi, ratusan petani dan warga yang telah menunggunya tidak beranjak dari lokasi acara meski hujan sangat lebat.

Mereka pun basah kuyub lantaran tenda yang disediakan tidak mampu menahan air karena hembusan angin kencang.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi berterima kasih kepada seluruh warga.

Calon Wakil Presiden nomor urut 2 itu menyatakan dirinya bersama Prabowo Subianto akan memperhatikan kesejahteraan para petani lewat sejumlah kebijakan.

Kebijakan tersebut antara lain lewat stop impor saat petani sedang panen, penyediaan pupuk dan obat-obatan pertanian dengan harga terjangkau dan stabil serta menjamin kestabilan harga pangan yang menguntungkan.

“Keluhan pupuk dan obat mahal, juga harga jual yang turun, kerugian yang diderita, bukan saja keluhan petani babelan, tapi juga seluruh petani Indonesia. Saya dan Prabowo Subianto, akan fokus pada bidang ekonomi. Ekonomi yang memberdayakan dan menyejahterakan para petani, nelayan, pengusaha kecil dan menengah,” jelas Sandi.

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno melepas sepatu yang dikenakannya dan berjalan nyeker atau tanpa alas kaki saat mendatangi lokasi dialog bersama Kelompok Petani se-Kabupaten Bekasi di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (22/1/2019). Aksi itu dilakukan lantaran jalan warga berubah menjadi kubangan besar ketika hujan tiba.
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno melepas sepatu yang dikenakannya dan berjalan nyeker atau tanpa alas kaki saat mendatangi lokasi dialog bersama Kelompok Petani se-Kabupaten Bekasi di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (22/1/2019). Aksi itu dilakukan lantaran jalan warga berubah menjadi kubangan besar ketika hujan tiba. (Warta Kota/Istimewa)

Salah satu yang membuat harga anjlok untuk petani dan konsumen adalah rantai distribusi yang panjang.

Ini, menurut Sandi, harus diubah dengan penyederhanaan rantai distribusi yang terbuka dan berkeadilan.

Salah satunya adalah penggunaan digital farming.

“Ini ada Imam yang punya sistem mendekatkan petani dengan konsumen melalui nyayur.id. Para petani bisa langsung memasarkan sayurannya langsung ke konsumen melalui aplikasi ini. Memang butuh waktu, tapi harus dilakukan sekarang, melalui pelatihan dan pendampingan,” kata Sandi.

Usai berdialog, Sandi dihadiahi sepuluh ikat sayuran oleh para petani. Dirinya pun gembira lantaran sang Istri, Nur Asia sangat suka dengan sayur kangkung.

“Dimasak di rumah ya pak. Ini sayur segar,” kata seorang petani.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved