Pembangunan Terminal Baru Bekasi Terancam Molor karena Lahan Dikuasai Pengembang

Lahan seluas sekitar 5 hektar di sana masih dikuasai pengembang atau pihak swasta.

Pembangunan Terminal Baru Bekasi Terancam Molor karena Lahan Dikuasai Pengembang
Warta Kota
Terminal Bekasi 

"Prediksi kami pengembang yang akan memberikan lahan PSU itu sudah memiliki acuan untuk membuat berita acara serah terima. Yah mudah-mudahan bisa cepat selesai serah terima lahannya," katanya.

Kepala Bidang Prasarana pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi Teguh Indrianto mengatakan, pihaknya kembali mematangkan FS yang dimiliki karena kajian itu dilakukan sejak 2010 lalu.

"Kita belum tahu apakah FS itu masih layak atau tidak, karena studi itu sudah lama kita kaji," katanya.

Meski lahan belum diserahkan ke pemerintah daerah, namun Teguh memastikan tidak akan menemui kendala.

Sebab, pemerintah telah rutin menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan pengembang terkait.

Hanya saja, untuk kajian kelayakan yang lama belum bisa dipastikan masih representatif atau tidak.

Karena itu, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait kelayakan kajian tersebut.

"Karena, studi kelayakan itu berlangsung selama tiga bulan," ujarnya.

Menurut dia, bila kajian itu dinyatakan tidak layak maka pihaknya akan melakukan FS kembali pada triwulan ketiga atau keempat menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019.

Sebab, dalam anggaran murni tidak ada alokasi dana untuk membiayai kegiatan FS kembali.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved