Pembangunan Terminal Baru Bekasi Terancam Molor karena Lahan Dikuasai Pengembang

Lahan seluas sekitar 5 hektar di sana masih dikuasai pengembang atau pihak swasta.

Pembangunan Terminal Baru Bekasi Terancam Molor karena Lahan Dikuasai Pengembang
Warta Kota
Terminal Bekasi 

Rencana pembangunan terminal baru tipe A di Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi pada tahun 2019 terancam molor.

Sebab, lahan seluas sekitar 5 hektar di sana masih dikuasai pengembang atau pihak swasta.

Kepala Bidang Perencanaan Tata Ruang pada Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Erwin Guwinda menargetkan, penyerahan lahan itu akan dilakukan secepatnya.

Sebab, rencana pemindahan Terminal Induk Bekasi di Jalan Cut Meutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi sudah tercetus sejak 2014 lalu.

Bahkan, pemerintah daerah kembali mematangkan feasibility study (FS) atau studi kelayakan pembangunan terminal baru.

"Sudah ada rencana serah terima lahan dari pengembang ke pemerintah daerah, dan Rabu (23/1/2019) kita akan gelar rapat bersama dengan Kementerian Perhubungan," kata Erwin pada Selasa (22/1/2019).

Erwin mengatakan, lahan itu diperoleh dari pengembang atas kewajiban mereka karena membangun properti di daerah setempat.

Aturan ini mengacu Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi Nomor 16 tahun 2011 tentang Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Kawasan Perumahan, Perdagangan dan Industri oleh Pengembang di Kota Bekasi.

Dalam Bab III pasal 5 di ayat 1 pada aturan itu menyebutkan, luas lahan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun PSU maksimal 65 persen dari luas lahan yang disetujui untuk PSU kawasan perumahan.

Lalu, luas lahan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun sarana lingkungan adakah minimal 15 persen dari luas lahan yang disetujui untuk PSU kawasan perumahan.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved