News

Merasa Tak Terlibat Pengeroyokan, Ajudan Yusril Ihza Mahendra Laporkan Balik Kader PBB Ali Wardi

Pelaporan dilakukan pada Selasa (22/1/2019) di Mapolres Jakarta Selatan.

Merasa Tak Terlibat Pengeroyokan, Ajudan Yusril Ihza Mahendra Laporkan Balik Kader PBB Ali Wardi
Antara/Yulius Satria Wijaya
KUASA hukum capres Joko Widodo dan Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat , Jumat (18/1/2019). Abu Bakar Baasyir akan dibebaskan dengan alasan kemanusiaan karena usia yang sudah tua dan dalam keadaan sakit serta memerlukan perawatan. 

Ajudan Yusril Ihza Mahendra, Jusof Ferdinan alias Sinyo melaporkan balik Ali Wardi yang menyebutnya sebagai pelaku pengeroyokan di Kantor DPP Partai Bulan Bintang (PBB).

KUASA hukum capres Joko Widodo dan Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat , Jumat (18/1/2019). Abu Bakar Baasyir akan dibebaskan dengan alasan kemanusiaan karena usia yang sudah tua dan dalam keadaan sakit serta memerlukan perawatan.
KUASA hukum capres Joko Widodo dan Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat , Jumat (18/1/2019). Abu Bakar Baasyir akan dibebaskan dengan alasan kemanusiaan karena usia yang sudah tua dan dalam keadaan sakit serta memerlukan perawatan. (Antara/Yulius Satria Wijaya)

Pelaporan dilakukan pada Selasa (22/1/2019) di Mapolres Jakarta Selatan.

Sebelumnya, pada Senin (21/1/2019) Ali terlebih dahulu melaporkan Sinyo dan rekan-rekannya ke Mapolres Jakarta Selatan karena merasa dikeroyok puluhan orang pada Minggu (20/1/2019).

"Pada kesempatan ini kami melaporkan saudara Ali Wardi yaitu Bang Sinyo melaporkan Ali Wardi melakukan pemukulan terhadap saudara kita Sinyo gitu," ungkap kuasa Hukum Sinyo, Firmansyah di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Firmansyah menerangkan, saat itu Sinyo sedang mengikuti rapat pleno PBB di sebuah ruangan di kantor DPP PBB. Mendengar terjadi keributan di luar lokasi rapat, Sinyo keluar menuju lokasi.

Ketika di luar, Sinyo melihat Ali Wardi dalam kondisi tergeletak setelah ribut dengan orang-orang yang disebut oleh Firmansyah sebagai orang tak dikenal.

Melihat hal tersebut, Sinyo kemudian mencoba menolong Ali Wardi, namun saat berusaha membantu Ali berdiri, Ali justru menyerang Sinyo.

Firmansyah memaparkan Sinyo terkaget ketika mendengar dirinya dilaporkan sebagai penganiaya Ali Wardi Senin (21/1/2019) lalu.

"Bang Sinyo itu posisinya malah ingin melerai. Kok malah dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap Ali Wardi," ujar Firmansyah.

Sinyo kemudian melaporkan Ali Wardi dengan kasus penganiayaan.

"Kalau hari ini hanya penganiayaan saja kita laporkan karena hasil visum sudah jelas bahwa ada memar dibagian bahu sebelah kiri itu karena pukulan benda tumpul," jelas Firmansyah.

.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved