Abu Bakar Baasyir Bebas

Menhan Ryamizard Ryacudu: Jika Ingin Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Harus Akui Pancasila

Menhan), Ryamizard Ryacudu menegaskan, terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir harus mengakui ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Menhan Ryamizard Ryacudu: Jika Ingin Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Harus Akui Pancasila
TribunJabar
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (foto arsip) 

MENTERI Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu menegaskan, terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir harus mengakui ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yakni Pancasila jika ingin bebas. 

"Iya dong (harus mengakui Pancasila). Kalau tidak numpang aja. Kalau lama bisa diusir," kata Menhan usai acara "Coffee‎ Morning" dengan para Atase Pertahanan (Athan) sejumlah negara sahabat di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Menurut Ryamizard, setiap negara memiliki pandangan hidup dan dasar negara atau ideologi. Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini berharap Ba'asyir bisa menerima ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Menurut Ryamizard, tidak mungkin seorang warga negara Indonesia (WNI) seperti Ba'asyir bisa hidup di negara ini jika tidak mengakui Pancasila.

Jika masih ada orang yang tidak mengakui Pancasila, berarti orang itu hanya numpang sementara.

Kalau sudah tinggal lama, selayaknya dikeluarkan dari negara ini.

"Kalau tidak akui Pancasila, namanya numpang. Kalau numpang itu sebentar aja. Jangan lama-lama. Rugi negara kalau terlalu lama," tutur Ryamizard Ryacudu.

Dalam pertemuannya dengan sejumlah atase pertahanan negara sahabat, tambah Ryamizard, tidak ada tidak ada protes ataupun dukungan dari para Athan terkait wacana pembebasan Ba'asyir. 

"Mereka hanya mendukung setiap upaya pemberantasan teroris di Indonesia," tutur Ryamizard Ryacudu

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved