Breaking News:

KPAI Kecam Oknum Kepala Sekolah Dasar yang Polisikan Puluhan Siswanya

"Laporan ke kepolisian menunjukkan oknum Kepsek tersebut tidak memiliki kemampuan menyelesaikan masalah di lingkungan sekolah yang dipimpinnya,

WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kiri ke kanan: Komisioner KPAI Putu Elvina (kiri), Jasra Patra, Ketua KPAI Susanto, Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati, dan Komisioner KPAI Retno Listyarti. 

Semanggi, Warta Kota -- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti, mengecam tindakan Kepala Sekolah Dasar (SDN) di Bontominasa Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Haerati yang mempolisikan puluhan siswanya atas tindakan pengrusakan sekolah.

Laporan polisi dilkukan Haerati pada 4 Januari 2019.

Bahkan kata Retno penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba sudah memeriksa para murid SD itu.

'Mirisnya lagi, foto-foto interogasi para murid SD itu tersebar di media sosial. Hal ini akan menimbulkan stigma negatif bagi anak-anak tersebut," kata Retno, Selasa (22/1/2019).

Menanggapi hal tersebut, kata Retno, KPAI menentukan sikap dalam beberapa poin.

Pertama kata dia, menyampaikan keprihatinan atas kasus pelaporan oknum Kepsek terhadap sejumlah siswanya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

"Sikap oknum Kepsek ini tidak mencerminkan jiwa pendidik yang seharusnya mengayomi dan melakukan pembinaan terlebih dahulu terhadap para siswa yang dianggap indisipliner, dengan melibatkan wali kelas dan orangtua anak-anak tersebut," katanya.

"Terkait pengrusakan fasilitas sekolah, kata Retno kepsek bisa meminta pertanggungjawaban para orangtua siswa, bukan melaporkan anak-anak tersebut ke kepolisaan," tambahnya.

Kedua kata Retno jika pembinaan sudah dilakukan, tetapi para siswa tidak berubah, maka kepsek juga tidak patut melaporkan para siswanya tersebut ke kepolisian.

"Laporan ke kepolisian menunjukkan oknum Kepsek tersebut tidak memiliki kemampuan menyelesaikan masalah di lingkungan sekolah yang dipimpinnya, dan yang bersangkutan juga tidak memahami UU Perlindungan Anak," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved