News

Buka Peringatan HGN ke-59 di Gandaria City, Walikota Jaksel Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang

Peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 Tingkat Kota Jakarta Selatan, yang diselenggarakan di La Piazza Mall Gandaria City Jakarta Selatan.

Buka Peringatan HGN ke-59 di Gandaria City, Walikota Jaksel Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang
Warta Kota
memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam acara ini juga diadakan talkshow tentang 'Sarapan Bernutrisi dan Seimbang Kunci Awal Menentukan Prestasi Gemilang', dengan narasumber Juwalita Surapsari. 

Peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 Tingkat Kota Jakarta Selatan, yang diselenggarakan di La Piazza Mall Gandaria City Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam acara ini juga diadakan talkshow tentang 'Sarapan Bernutrisi dan Seimbang Kunci Awal Menentukan Prestasi Gemilang', dengan narasumber Juwalita Surapsari.
memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam acara ini juga diadakan talkshow tentang 'Sarapan Bernutrisi dan Seimbang Kunci Awal Menentukan Prestasi Gemilang', dengan narasumber Juwalita Surapsari. (Warta Kota)

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali usai membuka acara Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN), mengatakan masyarakat dinilai wajib untuk paham terkait dengan persoalan-persoalan gizi bagi tubuh mereka.

"Kita perlu mengedukasi masyarakat terkait pola makan dengan gizi seimbang dan membiasakan untuk menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.

Marullah menjelaskan, beberapa masyarakat kota yang belum tahu tentang pentingnya menjaga pola makan dengan gizi seimbang, akan cenderung makan tanpa perhatikan kandungan gizinya.

"Bisa jadi terlalu berlebihan atau kurang. Itulah pentingnya edukasi,” tuturnya.

Plt Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Iwan Kurniawan mengatakan, masih adanya persoalan gizi di Indonesia membuat pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap asupan gizi seimbang harus benar-benar diperhatikan.

"Meski sudah sering dilakukan sosialisasi, persoalan gizi di kota besar masih belum terselesaikan. Kita harapkan ada perubahan perilaku dari masyarakat bagaimana menyiapkan gizi seimbang dan dilakukan secara rutin hingga menjadi kebiasaan," terangnya.

Iwan juga menuturkan, faktor resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) salah satunya disebabkan oleh asupan makanan dengan gizi yang tidak seimbang. "Kekurangan gizi menimbulkan masalah. Kelebihan gizi juga menimbulkan masalah. Jadi harus seimbang,” ucapnya.

Oleh karena itu, melalui acara ini, Iwan mengajak masyarakat untuk dapat peduli terhadap keseimbangan gizi.

"Peringatan HGN ke-59 merupakan bagian penting dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak, untuk bersama membangun gizi menuju bangsa berprestasi melalui gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan," pungkasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved