Pemprov DKI Bakal Sulap Kolong Tol Ibukota Jadi Wahana Interaksi Warga

Sementara itu, terkait teknis pembangunan, konsep serta lokasi kolong tol yang bakal dibangun, Yusmada mengaku belum memiliki data.

Pemprov DKI Bakal Sulap Kolong Tol Ibukota Jadi Wahana Interaksi Warga
Warta Kota/Henry Lopulalan
Tumpukan sampah rumah tangga di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Jalan Warakas 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (20/4/2018). 

Puas dengan hasil rekayasa kolong tol Slipi menjadi Taman Skateboard di Jalan Gatot Subroto, tepatnya samping Simpang Palmerah, Jakarta Barat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan kembali membangun taman serupa.

Rencana tersebut diungkapkan oleh Asisten Pembangunan DKI Jakarta, Yusmada Faisal.

Menurutnya, sejumlah lokasi, seperti kolong tol tidak tergarap sempurna, sehingga kerap dijadikan sebagai lokasi pembuangan sampah hingga tempat tinggal para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

7 Hari Pasca-operasi Bariatrik Titi Wati Belum Diizinkan Pulang, Tim Gizi Edukasi Keluarga 

Bayar Pajak STNK ke JIC Aja, Bisa Sambil Ibadah

Karena itu, seiring dengan usulan yang diajukan oleh Pemerintah Kotamadya di lima wilayah Jakarta, sejumlah kolong tol telah didata dan akan dibangun taman.

Terlebih, pembangunan kolong tol diperbolehkan, walaupun diketahui lahan yang menjadi lokasi kolong tol merupakan milik pengelola jalan tol.

"Siapa yang melarang kolong tol dimanfaatkan. Asal itu kondisinya nganggur ya, jadi ya boleh saja dimanfaatkan," kata Yusmada dihubungi pada Minggu (20/1/2019) kemarin.

Anggota KPU Tangerang Selatan Diduga Masih Aktif dalam Parpol, Ini Hasil Putusan DKPP

Praveen/Melati Tidak Mau Undian Indonesia Masters 2019 Jadi Beban

Sementara itu, terkait teknis pembangunan, konsep serta lokasi kolong tol yang bakal dibangun, Yusmada mengaku belum memiliki data.

Sebab, usulan pembangunan taman kolong tol diserahkan kepada Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta melalui Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta di masing-masing Kotamadya Jakarta.

"Usulan seluruhnya itu dari instansi terkait, Dinas Pertamanan lewat Suku Dinas (Pertamanan dan Pemakaman) masing-masing wilayah. Kalau sudah diajukan akan dikaji dan dimulai pembangunannya," jelasnya.

Kecewa

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved